Plastik untuk mengemas frozen food harus dipilih dengan tepat, mengingat frozen food merupakan salah satu jenis makanan yang di distribusikan secara siap saji. Jika saja kamu salah atau sekedar kurang teliti dalam pemilihan plastik untuk mengemasnya, maka frozen food yang akan kamu pasarkan bisa saja kurang berkualitas.
Dengan permintaan pasar yang kini cukup tinggi, kamu sebagai produsen harus lebih mengoptimalkan kualitas dari produk frozen food yang kamu punya. Jangan hanya karena ada salah satu atau bahkan salah dua pada produksinya, frozen food yang kamu punya jadi tak banyak diminati.
Dengan itu saya tampilkan sebuah artikel ‘Kenali Bahan Plastik Untuk Mengemas Frozen Food dengan Aman’ supaya kita dapat sama sama belajar mengemas frozen food dengan baik, benar, dan tentunya aman. Silahkan disimak ya!!!
Frozen Food

Frozen food atau biasa disebut sebagai makanan beku, dengan tujuan untuk mengawetkan makanan. Seperti apa yang tadi sudah disinggung diatas, frozen food merupakan salah satu jenis makanan siap saji yang pengolahannya mudah dan tidak merepotkan.
Di zaman sekarang ini, bisnis frozen food bisa dibilang sangat menguntungkan dan menjanjikan. Karena frozen food sangat banyak dicari atau bahkan dijadikan pilihan masyarakat untuk dikonsumsi, mengingat frozen food sangat praktis dan simple.
Mengemas Frozen Food yang Benar

Beberapa makanan frozen food yang biasa ditemui yaitu nugget, sosis, bakso, daging, ikan, ayam dan lain sebagainya. Makanan tersebut biasanya dijual dalam bentuk beku, seperti penjelasan diatas frozen food dibuat beku agar lebih awet dalam waktu yang lama.
Untuk lebih menjadikan frozen food lebih tahan lama, kamu juga harus mengemasnya dengan benar. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengemas frozen food yang benar :
1. Buat Kemasan Tertutup Rapat dan Kedap Udara
Makanan yang dikemas dalam wadah yang tertutup rapat dan kedap udara akan dapat menjamin masuknya partikel asing kedalam makanan. Daya tahan produk juga pasti akan menjadi lebih lama sehingga bisa dikonsumsi dalam jangka panjang. Selain itu, kemasan yang tertutup sudah pasti aman dan dapat mencegah kerusakan makanan.
Pastikan plastik yang digunakan dalam pengemasan juga aman digunakan untuk produk makanan. Sehingga ketika dikonsumsi tidak membahayakan kesehatan manusia. Biasanya plastik yang digunakan untuk mengemas frozen food adalah jenis plastik nylon yang akan dijelaskan lebih lanjut dibawah.
2. Pastikan Proses Pembuatan Bersih
Proses pembuatan yang bersih dan steril juga merupakan salah satu cara mengemas yang benar pada produk frozen food. Kebersihan dari bahan baku, peralatan, tempat, dan pekerjanya harus diperhatikan. Semua aspek tersebut dapat saling berkaitan untuk menjaga agar saat proses pengemasan, makanan tidak terkontaminasi. Hal ini juga dapat diperhatikan untuk mengemas nasi.
3. Pilihlah Kemasan yang Praktis
Dalam pengemasan, pemilihan kemasan adalah hal yang utama. Pastikan kamu memilih kemasan yang simple, praktis dan mudah dibawa, karena itu akan sangat menguntungkan bagi calon konsumenmu. Dengan lebih memprioritaskan calon konsumen, usahamu akan dapat terus menunjang target pasar.
Saat memilih kemasan, pastikan ukuran kemasan yang akan kamu gunakan sesuai dengan ukuran produk makanan yang ada didalamnya. Hindari kemasan yang memanipulasi dengan isi yang sedikit namun kemasannya besar.
4. Pastikan Kemasan Menarik
Ini juga merupakan salah satu fungsi dari kemasan, selain melindungi agar kualitas makanan tetap terjaga. Yaitu kemasan juga dapat digunakan sebagai media promosi, dengan fungsi tersebut maka sangat penting untuk produsen lebih memikirkan kemasannya.
Karena kemasan yang menarik akan membuat calon konsumen mudah tertarik untuk membeli.
5. Hindari Freeze Burn
Ini merupakan hal yang terpenting dalam pengemasan frozen food, karena saat membuat produsen harus memastikan bahwa makanan telah sesuai dengan prosedur pembuatan dan terhindar dari freeze burn.
Yang mana freeze burn ini merupakan adanya perubahan warna, bentuk, tekstur, dan cita rasa bahkan nilai gizi yang ada didalamnya. Untuk itu jika makanan yang kamu punya mengalami freeze burn maka makanan tersebut tidak layak konsumsi dan tidak aman bagi kesehatan.
Plastik Untuk Mengemas Frozen Food

Bisa dibilang jenis plastik itu sangat banyak dan beragam, ada yang baik untuk kesehatan ada juga yang kurang baik bahkan tidak baik. Untuk itu maka banyak pilihan material yang dapat digunakan untuk mengemas frozen food, dengan salah satu yang paling direkomendasikan yaitu plastik packaging. Penjelasan selengkapnya bisa kita lihat dibawah ini :
1. Vacuum Nylon Bag
Sesuai namanya, jenis plastik ini berbahan dasar nylon. Umumnya, vacuum nylon bag ini hadir dalam bentuk kantong sehingga akan memudahkan penyimpanan pada aneka makanan yang dibekukan. Vacuum nylon bag juga bersifat kedap udara karena sebelumnya telah melalui proses penghampaan udara menggunakan mesin vacuum frying.
Dengan kondisi tersebut maka vacuum nylon bag akan dapat mengurangi pertumbuhan bakteri yang dapat berkembang didalamnya. Produk juga akan terhindar dari proses oksidasi dan dapat pula menghindari resiko kerusakan. Dengan pernyataan tersebut berarti frozen food yang disimpang di dalam vacuum nylon bag akan lebih aman dan mampu bertahan pada jangka waktu yang lebih lama.
2. Three Side Seal Plastic
Kemasan three side seal sebetulnya agak mirip dengan vacuum nylon bag. Yang membedakan hanyalah jenis mesin pengemasnya. Jika vacuum nylon bag memakai vacuum frying, sementara three side seal menggunakan continous sealer.
Sesuai namanya yang menjadi ciri khas dari kemasan ini adalah adanya tiga seal yang tertutup rapat sehingga dapat melindungi produk frozen food lebih aman. Dengan begitu, tidak ada celah untuk partikel asing dapat masuk kedalam produk.
3. Shrink Film
Penggunaan shrink film ini sering kita jumpai pada pengemasan daging yang ada pada supermarket. Pada dasarnya, plastik ini membutuhkan panas untuk dapat mengkerutkan bentuk plastik yang nantinya akan menyusut mengikuti bentuk makanan beku yang dikemas.
Ciri-Ciri Plastik Untuk Mengemas Frozen Food yang Baik

Setelah mengenal bagaimana mengemas yang benar dan mengenal plastik untuk mengemas frozen food, kini kamu akan mempelajari bagaimana karakteristik plastik untuk kemasan yang baik pada frozen food. Berikut ciri-cirinya:
Tidak Mudah Berlubang
Karena sekecil apapun lubang yang ada, nantinya akan bisa menjadi celah yang besar untuk masuk nya bakteri, udara, atau partikel lainnya yang dapat mengkontaminasi produk frozen food. Karena frozen food tersebut belum sepenuhnya matang, maka jika ada udara atau bakteri akan dapat membuat produk lebih cepat membusuk.
Oleh karena itu, ciri utama plastik untuk mengemas frozen food adalah tidak mudah berlubang.
Seal yang Tertutup Rapat
Bukan hanya tidak mudah berlubang, plastik kemasan yang digunakan untuk frozen food juga harus tertutup rapat. Agar lebih aman, kamu dapat memilih mengemas dengan kemasan plastik vacuum agar dapat dipastikan kemasanmu hampa udara.
Punya Ketebalan yang Sesuai
Plastik yang digunakan untuk frozen food hendaknya lebih tebal. Hal ini bukan digunakan hanya karena untuk melindungi produk, namun juga karena harus tahan pada suhu yang dingin.
Mengingat tempat penyimpanan frozen food ini harus bersuhu rendah, bahkan juga bisa dibawah 0 derajat celcius.
Desain yang Menarik
Plastik dengan kemasan yang polos akan membuat frozen food kurang menarik secara tampilan. Oleh karena itu, penggunakan plastik kemasan dengan desain yang menarik akan menjadi salah satu hal yang efektif untuk membuat calon konsumen tertarik.
Kesimpulan
Dalam pengemasan frozen food tak hanya plastik saja yang harus diperhatikan, namun bagaimana cara mengemas dan tampilan yang ada juga penting untuk diperhatikan karena hal itu yang akan membuat frozen foodmu lebih mudah untuk menunjang pasar. Dan perlu diingat juga bahwa persaingan dalam bisnis frozen food ini cukup berat.



