Masa depan pekerjaan adalah saat ini. Itulah kalimat yang mungkin terdengar klise, tetapi sangat relevan dengan kondisi dunia kerja saat ini. Teknologi, ekonomi, dan sosial terus berkembang dan berubah, membawa dampak pada jenis, keterampilan, dan persaingan pekerjaan yang ada. Apa yang dibutuhkan dan dicari oleh perusahaan dan karyawan juga berbeda dari masa lalu. Lalu, bagaimana cara Anda mengikuti tren pekerjaan di masa depan yang sudah terjadi saat ini?

Untuk lebih jelas nya, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan lakukan untuk bisa bersaing dan sukses di dunia kerja masa depan:

  1. Kenali tren pekerjaan yang dibutuhkan di masa depan
    Salah satu langkah penting yang harus Anda lakukan adalah mengenali tren pekerjaan yang dibutuhkan di masa depan. Anda harus mengetahui pekerjaan-pekerjaan apa saja yang akan menjadi lebih penting atau lebih diminati di masa depan berdasarkan perkembangan teknologi, ekonomi, dan sosial yang sedang terjadi.Menurut World Economic Forum (WEF), pada tahun 2025 akan terdapat 97 juta pekerjaan baru dan 85 juta pekerjaan tergantikan oleh mesin1. Hal ini bisa terjadi karena teknologi yang terus berkembang dan era revolusi industri 4.0 yang menggabungkan otomatisasi dan teknologi informasi, berdampak pada kebutuhan tenaga manusia dalam suatu pekerjaan.Beberapa pekerjaan yang diprediksi akan menjadi tren di masa depan adalah:

    • Pekerjaan yang berhubungan dengan data, seperti analis data, ilmuwan data, spesialis big data, dan lainnya. Data menjadi aset yang sangat berharga di era digital, sehingga dibutuhkan orang-orang yang mampu mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data untuk mendukung pengambilan keputusan dan inovasi.
    • Pekerjaan yang berhubungan dengan teknologi, seperti pengembang aplikasi, perangkat lunak, dan web, insinyur robotik, spesialis keamanan siber, dan lainnya. Teknologi menjadi alat yang sangat penting di era digital, sehingga dibutuhkan orang-orang yang mampu menciptakan, mengembangkan, dan memelihara teknologi untuk memenuhi kebutuhan dan tantangan yang ada.
    • Pekerjaan yang berhubungan dengan kreativitas, seperti perancang produk, pemasar digital, konten kreator, dan lainnya. Kreativitas menjadi kunci yang sangat penting di era digital, sehingga dibutuhkan orang-orang yang mampu menciptakan, mengkomunikasikan, dan menarik perhatian orang lain dengan ide-ide dan karya-karya yang unik dan inovatif.
  2. Kembangkan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan
    Setelah mengetahui tren pekerjaan yang dibutuhkan di masa depan, langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Anda harus mengetahui keterampilan-keterampilan apa saja yang akan menjadi lebih penting atau lebih diminati di masa depan berdasarkan perkembangan teknologi, ekonomi, dan sosial yang sedang terjadi.Menurut WEF, ada 10 keterampilan utama yang dibutuhkan di masa depan, yaitu:

    • Pemecahan masalah kompleks
    • Berpikir kritis
    • Kreativitas
    • Manajemen manusia
    • Koordinasi dengan orang lain
    • Kecerdasan emosional
    • Pengambilan keputusan
    • Orientasi pelayanan
    • Negosiasi
    • Fleksibilitas kognitif

    Keterampilan-keterampilan ini dibutuhkan karena di masa depan, Anda akan dihadapkan dengan berbagai masalah, tantangan, dan peluang yang kompleks, dinamis, dan tidak terduga. Anda harus mampu beradaptasi, berinovasi, dan bekerja sama dengan orang lain untuk mencari solusi dan menciptakan nilai.

    Untuk mengembangkan keterampilan ini, Anda dapat melakukan beberapa hal, seperti:

    • Belajar secara terus-menerus dan seumur hidup. Anda harus selalu siap untuk belajar hal-hal baru, baik secara formal maupun informal, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anda. Anda dapat memanfaatkan berbagai sumber belajar yang tersedia, seperti buku, kursus online, webinar, podcast, dan lainnya.
    • Berlatih secara terus-menerus dan berani mencoba. Anda harus selalu siap untuk berlatih hal-hal baru, baik secara individu maupun bersama orang lain, untuk menguasai dan mengaplikasikan keterampilan Anda. Anda dapat memanfaatkan berbagai kesempatan yang ada, seperti proyek, kompetisi, magang, sukarela, dan lainnya.
    • Mendapatkan umpan balik secara terus-menerus dan berani memperbaiki. Anda harus selalu siap untuk mendapatkan umpan balik, baik dari diri sendiri maupun dari orang lain, untuk mengevaluasi dan memperbaiki keterampilan Anda. Anda dapat memanfaatkan berbagai sumber umpan balik yang ada, seperti mentor, rekan kerja, pelanggan, media sosial, dan lainnya.
  3. Sesuaikan diri dengan tren kerja yang ada di masa depan
    Selain mengenali tren pekerjaan dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan, langkah terakhir yang harus Anda lakukan adalah menyesuaikan diri dengan tren kerja yang ada di masa depan. Anda harus mengetahui tren kerja apa saja yang akan menjadi lebih umum atau lebih diminati di masa depan berdasarkan perkembangan teknologi, ekonomi, dan sosial yang sedang terjadi.Beberapa tren kerja yang ada di masa depan adalah:

    • Kerja jarak jauh atau remote work. Kerja jarak jauh adalah pengaturan kerja di mana Anda dapat bekerja dari mana saja, tanpa harus datang ke kantor. Tren ini semakin populer sejak pandemi Covid-19 yang memaksa banyak perusahaan dan karyawan untuk beradaptasi dengan situasi baru. Menurut Jobstreet, 74% karyawan Indonesia lebih memilih kerja jarak jauh daripada kerja di kantor.
    • Kerja hibrid atau hybrid work. Kerja hibrid adalah pengaturan kerja yang mengombinasikan kerja jarak jauh dan kerja di kantor. Tren ini juga semakin populer sejak pandemi Covid-19 yang memberikan fleksibilitas dan kenyamanan bagi perusahaan dan karyawan. Menurut Jobstreet, 69% karyawan Indonesia lebih memilih kerja hibrid daripada kerja penuh di kantor atau di rumah.
    • Kerja sampingan atau side hustle. Kerja sampingan adalah pekerjaan tambahan yang dilakukan oleh seseorang selain pekerjaan utamanya, biasanya untuk mendapatkan penghasilan tambahan atau mengejar minat dan passion. Tren ini juga semakin populer sejak pandemi Covid-19 yang memberikan peluang dan tantangan bagi perusahaan dan karyawan. Menurut Jobstreet, 65% karyawan Indonesia memiliki atau tertarik untuk memiliki kerja sampingan.

    Untuk menyesuaikan diri dengan tren kerja ini, Anda dapat melakukan beberapa hal, seperti:

    • Mempersiapkan peralatan dan fasilitas yang mendukung untuk bekerja jarak jauh atau hibrid, seperti laptop, internet, headset, meja, kursi, dan lainnya. Anda juga harus memastikan bahwa Anda memiliki lingkungan kerja yang nyaman, aman, dan produktif, baik di rumah maupun di kantor.
    • Mengatur waktu dan prioritas yang efektif untuk bekerja jarak jauh atau hibrid, seperti membuat jadwal, menetapkan target, menghindari gangguan, dan berkomunikasi dengan atasan, rekan kerja, dan pelanggan. Anda juga harus menjaga keseimbangan antara