Plastik merupakan salah satu bagian dari polimer yang murah, kuat, mudah diperoleh, dan juga tahan lama. Bahan pembuat plastik terdiri lebih dari 100 jenis bahan kimia yang sangat beracun melalui proses polimerisasi. Untuk mengetahui lebih jelasnya tentang bahan pembuat plastik dan bagaimana cara mengurangi atau mengolah sampah plastik, simak artikel dibawah ini sampai selesai.
Bahan Pembuat Plastik

Dalam kehidupan sehari-hari, plastik dibuat dan digunakan dalam bentuk botol, tas kresek belanja di pasar, lembaran pembungkus atau kemasan bahan arsitektur, elektronik, furniture, komponen kendaraan, peralatan rumah tangga, sanitasi, dan masih banyak lagi. Hal tersebut dikarenakan plastik merupakan bahan polimer sintesis yang murah, kuat, mudah diperoleh, dan juga tahan lama.
Nah, disini kita akan membahas lebih lanjut mengenai bahan dasar dan proses pembuatan plastik.
Baca juga : Pusat Mesin Usaha Anda
Mengenal Proses Pembuatan Plastik

Seperti yang sudah kita bahas di awal tadi, plastik terbuat dari lebih 100 jenis bahan kimia yang sangat beracun dan berbahaya bagi manusia. Beberapa kandungan bahan kimia yang terdapat di plastik adalah ESBO (epoxidized soybean oil), DEHA (di-(2-ethylhexyl)adipate), PCB (poliklorin bifenil), ATBC (acetyl tributyl citrate), DEHP (di(2-ethylhexyl phthalate), sedangkan plastik dengan struktur paling sederhana yaitu Polietilena.
- Termoplastik, yaitu plastik yang melunak saat dipanaskan dan mengeras saat didinginkan.
- Thermosets, plastik yang tidak dapat melunak saat dibentuk.
- Elastomer, polimer elastis yang akan kembali ke bentuk awal setelah ditarik.
Membuat Ecobrick

Ecobrick yaitu berasal dari kata “ecology” yang dalam Bahasa Indonesia bisa diartikan “ekologi”. Sementara kata “brick” yaitu Bahasa Inggris dari kata “bata”. Jadi dapat disimpulkan bahwa ecobrick merupakan bata ramah lingkungan.
Ecobrick ini dianggap sebagai salah satu cara mengolah limbah rumah tangga yang mudah dan tentunya efisien. Kamu dapat menciptakan susunan bata yang terlihat indah dan menarik dari sampah plastik dengan cara membuat ecobrick.
Langkah-langkah untuk membuat ecobrick sangat mudah. Kamu bisa mengikuti langkah yang ada dibawah ini :
1. Pilah dan Bersihkan Sampah Plastik
Bahan utama yang harus disediakan untuk membuat ecobrick adalah sampah plastik. Jenis sampah plastik yang dimaksud di sini bisa beraneka ragam, mulai dari kemasan deterjen, kemasan minuman, kemasan mie instan, kantong plastik sekali pakai atau kresek, hingga bungkus makanan juga bisa dipakai.
Setelah semua sampah plastik terkumpul, cuci hingga bersih semuanya dengan menggunakan sabun atau juga bisa menggunakan deterjen atau sabun pencuci piring. Setelah itu, jemur semua sampah plastik yang sudah dicuci ini di bawah sinar matahari hingga kering.
2. Siapkan Botol Bekas Air Mineral yang Sama dalam Jumlah Banyak

Selain sampah plastik, kamu juga harus menyiapkan botol bekas air mineral (sama) yang ukuran 600ml. Botol-botol ini nantinya akan menjadi “bata” saat kamu membuat ecobrick.
Usahakan untuk mengumpulkan botol-botol bekas air mineral ini sebanyak mungkin supaya kamu juga bisa memproduksi bata ramah lingkungan yang lebih banyak.
Botol tersebut tidak perlu kamu cuci bila sudah dalam kondisi bersih. Namun, bagian dalam botol harus tetap kering sebelum diisi dengan sampah plastik yang sudah kamu siapkan.
3. Masukkan Sampah Plastik ke dalam Botol
Sebelum kamu mulai memasukkan sampah plastik ke dalam botol bekas minuman tadi, sediakan terlebih dahulu tongkat yang panjangnya dua kali lipat dari panjang botol air mineral. Tongkat ini nantinya akan kamu pakai untuk menekan dan memadatkan sampah-sampah plastik agar muat dimasukkan ke dalam botol.
Agar lebih mudah untuk memasukkan sampah plastik ke dalam botol, kamu bisa mengguntingnya menjadi beberapa bagian kecil terlebih dahulu. Atau kamu juga bisa menggunakan mesin pencacah plastik agar lebih mudah dan tentunya cepat.
Setelah semua bahan yang kamu butuhkan terlengkapi, saat ini saatnya kamu memasukkan sampah-sampah plastik yang sudah dibersihkan dan digunting tadi ke dalam botol bekas air mineral. Supaya dapat menghasilkan ecobrick yang cantik dan menarik, masukkan plastik secara random supaya tampak berwarna-warni. Isi botol minum dengan sampah plastik sampai semua bagian botol terisi dengan penuh.
4. Padatkan Sampah Plastik
Apabila botol-botol bekas air mineral sudah terisi penuh dengan sampah plastik, ambil tongkat yang tadi sudah disediakan untuk mendorong dan menekan semua sampah plastik agar padat di dalam botol. Jika masih tersisa ruang udara di dalam botol, isi kembali botol dengan sampah plastik hingga tidak ada rongga udara yang tersisa. Dorong kembali semua sampah plastik menggunakan tongkat yang tadi.
5. Susun Semua Ecobrick
Apabila semua ecobrick sudah selesai dibuat, saatnya kamu menyusun ecobrick ini menjadi sebuah benda ataupun bangunan. Ecobrick bisa kamu pakai untuk membuat dinding (non-permanen), replika benda (gapura, rumah, dll), meja, kursi, dan juga pagar mini.
Wah, cukup panjang ya pembahasan kita kali ini tentang bahan pembuat plastik dan cara mengurangi sampah plastik yang kreatif. Dari sini kalian tentunya tau bahwa sampah plastik itu harus dikurangi supaya tidak menambah kerusakan lingkungan dan ekosistemnya. Jadi, kurangi penggunaan plastik ya!



