Jagung Pengganti Nasi. Nasi merupakan makanan pokok utama bagi masyarakat Indonesia. Tercatat Indonesia merupakan negara yang mengonsumsi beras terbesar di dunia. Setiap tahunnya masyarakat mengonsumsi nasi sekitar 114 kg perkapita per tahun.

Alasan utama nasi menjadi bahan pokok utama karena kandungan karbohidrat yang tinggi dan dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan dan energi harian. Namun nasi bukan satu-satunya bahan pokok yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Ada pula umbi-umbian, sagu dan jagung.

Jagung sendiri memiliki kandungan karbohidrat dan energi yang tak kalah dari jagung. Proses untuk mengolah jagung pun beragam seperti direbus, dibakar, menjadi bahan dasar olahan makan, atau diolah menjadi nasi.

Pernah dengan nasi jagung?. Jika belum yuk kita simak informasi mengenai nasi jagung dan cara praktis membuatnya.

 

Pengertian Nasi Jagung

 

jagung pengganti nasi

Nasi jagung merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang berbahan dasar jagung. Jenis jagung yang digunakan adalah jagung yang sudah tua dan memiliki tekstur keras, atau lebih dikenal dengan istilah jagung pipil.

Cara membuat nasi jagung juga terbilang mudah dan bisa dilakukan bahkan oleh seorang pemula. Bahan yang digunakan pun mudah dicari.

Bahan:

250 g jagung meniran/ sudah ditumbuk

150 g beras putih

1 ½  sdt garam

600 ml santan

750 ml Air

Cara Membuat:

  1. Rendam jagung meniran bersama dengan beras dan garam menggunakan air mengalir. Kemudian rebus campuran beras dan jagung hingga air habis meresap lalu segera angkat.
  2. Masukkan nasi jagung kedalam kukusan yang telah dipanaskan terlebih dahulu sebelumnya. Siram nasi jagung tersebut menggunakan santan hangat, lalu dilanjutkan dengan mengukus nasi jagung hingga matang dan segera diangkat.

 

Manfaat Jagung Pengganti Nasi

Salah satu asupan karbohidrat yang baik dan pengganti nasi yang sehat adalah jagung, Selain karena kandungan karbohidrat dan energi yang tinggi, jagung juga mengandung protein, mineral, serat antioksidan dan amilosa, serta pengolahannya yang mudah dan lezat.

Dengan kandungan nutrisi yang lengkap ini, ternyata nasi jagung juga memiliki banyak manfaat bagi Kesehatan seperti berikut:

1. Aman bagi Penderita Diabetes

Kandungan amilosa yang ada pada jagung ternyata lebih banyak jika dibandingkan dengan nasi putih. Dengan ini nasi jagung dinyatakan lebih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Karena kandungan amilosa membuat jagung dicerna lebih lama, sehingga tidak menimbulkan kenaikan tingkat gula darah yang terlalu tiba-tiba, dimana hal tersebut sangat membahayakan bagi para penyandang diabetes.

Indeks glikemik yang terkandung pada jagung pun termasuk rendah, dengan angka diantara 55-60. Hal ini membuat konsumsi jagung tidak terlalu berdampak signifikan terhadap kenaikan gula darah.

2. Cocok untuk Diet

Karena indeks glikemik pada jagung termasuk rendah, maka dengan mengonsumsi jagung akan membuat seseorang yang mengonsumsi tidak mudah lapar. Kandungan jagung yang kaya serat juga membuat rasa kenyang yang lebih lama, sehingga lebih mudah dalam mengontrol nafsu makan.

3. Pelengkap Nutrisi Tubuh

Selain nutrisi utama yang dimiliki jagung seperti karbohidrat, protein dan serat. Jagung juga memiliki kandungan nutrisi lain seperti vitamin B6 yang baik untuk metabolisme tubuh.

Selain vitamin B6 yang baik untuk metabolisme tubuh, ada juga vitamin c sebagai kekebalan tubuh, fosfor dan magnesium untuk Kesehatan tulang, dan lutein yang baik untuk Kesehatan mata.

4. Mencegah Anemia

Dengan mengonsumsi jagung akan memberikan manfaat yaitu terhindar dari anemia. Karena jagung memiliki nutrisi yang berperan penting pada proses pembentukan sel darah merah baru, yaitu zat besi, vitamin B12, dan asam folat.

5. Baik Untuk Ibu Hamil

Kandungan asam folat yang ada pada jagung memiliki manfaat yang sangat baik untuk dikonsumsi ibu hamil. Nutrisi ini diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak janin serta dapat menurunkan risiko bayi terlahir cacat.

 

Baca juga: artikel lain mengenai jagung seperti pengganti jagung  untuk pakan ayam