Seperti yang Anda ketahui, bahwa plastik memerlukan waktu lama untuk terurai di dalam tanah. Pada saat yang sama, kita dengan mudah menemukan sampah plastik setiap hari. Tentunya hal ini tidak baik bagi lingkungan, karena jenis sampah ini tidak mudah terurai. Oleh karena itu, sampah plastik harus dibuang dengan baik dan benar agar tidak mencemari lingkungan. Namun, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui cara membuang sampah plastik dengan benar. Agar tidak mencemari lingkungan maka lakukan pemanfaatan botol plastik bekas yang ada di sekitaran rumah anda.

pemanfaatan botol plastik bekas

Berikut cara mudah mendaur ulang sampah plastik di rumah :

Memilah sampah plastik berdasarkan jenisnya

Secara garis besar perbedaan antara sampah organik dan anorganik adalah bagaimana sampah tersebut terurai. Pada sampah organik, proses penguraiannya terjadi secara alami dan biologis, sedangkan sampah anorganik hanya dapat diurai dengan cara tertentu, seperti daur ulang.

Adapun sampah organik termasuk sampah makanan, beberapa contoh sampah anorganik adalah kertas, kaleng dan plastik. Idealnya, kedua jenis sampah ini harus dipisahkan agar pendekatan Anda terhadap sampah organik dan anorganik ke depan lebih mudah dikelola.

Menyiram tanaman dengan botol plastik

Cara mengatasi sampah plastik seperti botol bekas agar tidak mencemari lingkungan yang pertama adalah dengan memanfaatkan sampah plastik untuk menyiram tanaman. Anda hanya perlu membuat lubang kecil di dalam botol, dan menggali lubang yang cukup besar untuk menyembunyikan botol di tengah pot atau di samping tanaman di petak bunga. Masukkan botol ke dalam lubang dan tutupi dengan tanah, mudah dijangkau dari leher. Saat Anda mengisi botol dengan air, air perlahan meresap ke dalam lubang dan menyirami tanaman.

Membangun rumah kaca untuk tanaman

Cara mengatasi sampah plastik agar tidak mencemari lingkungan selanjutnya adalah dengan membangun rumah kaca untuk sayuran. Jika rumah kaca tradisional membutuhkan banyak uang dan ruang, rumah kaca yang terbuat dari botol plastik adalah solusi yang bagus untuk berbagai ukuran taman.

Anda hanya perlu memotong bagian bawah botol plastik, membuka tutupnya, dan meletakkannya di petak bunga agar botol mengelilingi tanaman. Rumah kaca darurat ini mungkin terlihat sederhana, tetapi akan memperpanjang musim panas tanaman Anda dan melindunginya dari angin. Pemanfatan botol plastik bekas memiliki kegunaan yang sangat banyak dan bagus untuk di daur ulang kembali.

Digunakan sebagai pot bunga

Sampah plastik berupa botol soda, susu dan jus dapat dimanfaatkan sebagai pot bunga. Untuk melakukan ini, pilih botol yang cukup besar untuk menampung bunga Anda, buat lubang dengan ukuran yang tepat, dan isi botol dengan tanah. Jangan lupa membuat beberapa lubang kecil di bagian bawah botol untuk drainase yang lebih baik.

Gunakan Botol Plastik Sebagai Wadah Alat Tulis

Cara memanfaatkan sampah plastik selanjutnya adalah dengan memanfaatkannya sebagai wadah alat tulis. Hal ini dilakukan agar tidak menambah jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan. Anda bisa berkreasi sekreatif mungkin dan menghiasnya dengan bahan lain agar lebih menarik.

Membuat Alat Penyemaian

Cara penggunaan wadah plastik seperti wadah limbah minyak untuk membuang sampah plastik dan menanam bibit tanaman agar tidak mencemari lingkungan. Botol bukan satu-satunya plastik taman yang dapat digunakan kembali. Dapatkan beberapa kantong plastik yang kokoh, isi dengan tanah, dan gunakan untuk mengangkut bibit ke kebun.

Itulah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi sampah plastik. Tidak hanya masyarakat, Nestlé Indonesia juga mengimplementasikan berbagai inisiatif sejalan dengan komitmen Nestlé untuk mencapai zero waste to landfill pada tahun 2025.

Dari mengurangi tingkat pembuangan limbah semua pabrik menjadi 47% dari 2010 hingga 2017, mengambil langkah-langkah untuk memisahkan sampah organik dan non-organik, hingga mengembangkan solusi pengelolaan sampah terpadu dan Berkelanjutan di Indonesia.

Nestlé Global dan Nestlé Indonesia memiliki banyak kegiatan aktif lainnya yang berkontribusi dalam mengurangi penyebab perubahan iklim. Nestlé juga secara rutin mengajak karyawannya untuk melakukan aksi sukarela yang berdampak baik bagi lingkungan sekitar.

Diharapkan karyawan Nestle tidak hanya berkontribusi pada aktivitas perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada lingkungan sekitar.

Salah satu tujuan Nestlé dalam mengurangi perubahan iklim adalah memproduksi 100% kemasan produk yang dapat didaur ulang atau digunakan kembali pada tahun 2025 dan mengurangi penggunaan ⅓ plastik baru untuk meminimalkan timbulan sampah. Pemanfaatan botol plastik bekas harus diolah dengan sebaiknya agar tidak mencemari lingkungan sekitar ya, jika sampah plastik dimanfaatkan dengan baik maka akan menciptakan lingkungan yang ramah dan sehat.