Kalkulator masa subur sebenarnya memudahkan pasangan yang sedang program hamil. Namun, masa subur termasuk mampu dihitung manual tanpa kalkulator lho. Begini caranya.
Memang tersedia banyak sih aplikasi kalkulator masa subur yang menawarkan cara menghitung masa subur, tetapi ternyata masa subur mampu dihitung secara manual.
Kalkulator masa subur sebenarnya tak benar-benar diperlukan jika masing-masing wanita mampu menghitung sendiri siklus menstruasinya.
perhitungan masa subur mampu dilaksanakan secara mandiri, sebab pada dasarnya beraneka aplikasi kalkulator masa subur termasuk mendasarkannya pada siklus menstruasi dan fase luteal.
Padahal sebetulnya tidak semua wanita berada pada siklus menstruasi dan fase luteal yang sama.
Kalkulator Masa Subur
Berikut merupakan tiga cara untuk menghitung masa subur secara manual.
1. Pahami Siklus Menstruasi
Siklus menstruasi adalah rentang pas antara hari pertama menstruasi pada bulan tertentu bersama dengan hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya.
Tandai perihal selanjutnya pada kalender di tempat tinggal hingga tiga atau empat bulan ke depan untuk mendapatkan siklus menstruasi yang akurat. Setiap wanita punyai siklus menstruasi yang berbeda-beda.
Siklus menstruasi biasanya adalah 28 hari, tetapi siklus menstruasi normal berada pada kisaran 23 hingga 35 hari. Tak hanya itu, panjang siklus termasuk mampu berbeda tiap-tiap bulannya.
2. Tentukan Hari Ovulasi
Kunci dari pembuahan adalah melakukan hubungan seksual pada rentang sekitar pas ovulasi. Waktu ovulasi adalah pas di mana sel telur sudah matang dan dilepaskan oleh salah satu ovarium dan bergerak menuju tuba fallopi.
Mengenali pas ovulasi benar-benar mutlak ketika kamu atau pasangan kamu menghitung kalkulator masa subur. Terdapat perbedaan mengetahui pas ovulasi antara wanita yang mengalami menstruasi secara tertib dan yang tidak teratur.
Jika Siklus Menstruasi Teratur
Jika seorang wanita mempunyai siklus menstruasi secara teratur, maka ia mampu menghitung pas ovulasi bersama dengan mengfungsikan operasi matematika sederhana.
Pada siklus menstruasi rata-rata, ovulasi berjalan 14 hari sebelum saat periode menstruasi tiba atau ovulasi berjalan pada hari ke 14 dari siklus 28 hari. Jadi, intinya kamu atau pasangan kamu hanya tinggal kurangi 14 hari dari panjang siklus menstruasi.
Sebagai misal jika seorang wanita mempunyai siklus menstruasi tertib bersama dengan panjang 30 hari, maka ia mungkin bakal berovulasi pada hari ke-16 (30 – 14 = 16) yang dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir.
Contoh lainnya adalah wanita yang mempunyai siklus menstruasi tertib 25 hari, maka ia mungkin bakal berovulasi pada hari ke-11 (25 – 14 = 11).
Jika Siklus Menstruasi Tidak Teratur
Beberapa wanita mungkin tidak mempunyai siklus menstruasi yang tertib tiap-tiap bulannya. Maka dari itu, ia mampu mengfungsikan sebagian cara di bawah untuk mengetahui kapan ia berovulasi.
Melacak Suhu Tubuh
Petunjuk bahwa seorang wanita sedang mengalami ovulasi adalah meningkatnya suhu tubuh biasa wanita atau dikenal bersama dengan arti suhu tubuh basal.
Seorang wanita mampu mengukur suhu tubuh ketika pagi hari sebelum saat ia bangun dari area tidur. Termometer yang digunakan adalah termometer tertentu untuk mengukur suhu tubuh basal.
Sebagian wanita mengalami peningkatan suhu sekitar 1/2 derajat dalam pas 24 hingga 48 jam sesudah ovulasi.
Menggunakan Alat Prediksi Ovulasi
Metode ini mungkin lebih mahal dibandingkan termometer suhu basal, tetapi hasil yang didapatkan bakal lebih akurat. Metode ini mengfungsikan alat yang bakal mengukur tingkat hormon luteinizing pada urin wanita.
Ketika persentase hormon selanjutnya meningkat, perihal itu jadi tandanya bahwa salah satu indung telur bakal melepaskan sel telur.
Memerhatikan Lendir Serviks
Metode ini tidak bakal memberi tambahan informasi yang telat kapan seorang wanita sedang mengalami ovulasi. Namu, metode ini bakal memberi tambahan indikasi bahwa kamu atau pasangan kamu sedang berada dalam masa subur atau tidak.
Saat tubuh siap untuk berovulasi, maka bakal menghasilkan lendir serviks yang tipis dalam jumlah yang lebih besar. Lendir selanjutnya bakal terlihat jernih, melar, licin, dan berwarna layaknya putih telur mentah.
3. Menentukan Waktu Berhubungan Seks
Pada dasarnya, kalkulator masa subur dibuat untuk memudahkan pasangan mengetahui kapan seorang wanita mengalami ovulasi. Ketika seorang wanita sudah mengetahui kapan ia berovulasi atau rentang tanggal mungkin berovulasi, perihal yang harus dilaksanakan selanjutnya adalah memilih pas terkait seks bersama dengan pasangan.
Para praktisi kesegaran merekomendasikan untuk pasangan terkait seks sekitar lima hari sebelum saat ovulasi hingga sebagian hari sesudah ovulasi. Pada rentang pas tersebut, pasangan melakukan hubungan seks tiap-tiap hari.
Meskipun sperma mampu hidup di dalam tubuh wanita selama tiga hingga lima hari. Namun, masa hidup sel telur hanya sekitar 12 hingga 24 jam.
Beberapa pasangan mungkin mengkhawatirkan terkait seks tiap-tiap hari bakal menguras sperma pria. Namun, testis yang sehat bakal mampu menghasilkan sperma secara terus-menerus. Jadi terkait seks tiap-tiap hari semestinya tidak menimbulkan sebuah masalah.
Nah sudah mengetahui kan, langkah-langkah yang harus dilaksanakan ketika inginkan mencari pas yang pas untuk program hamil tanpa harus kalkulator masa subur? Segera praktikkan!



