Jenis arang briket terdapat cukup banyak dan melimpah. Briket ialah sumber energi yang berasal dari biomassa, yang digunakan sebagai minyak bumi dan energi fosil. Macam-macam briket dapat dibuat dari bahan baku yang banyak kita temukan dalam lingkungan rumah seperti batok kelapa, sekam padi, arang sekam, serbuk kayu, dan lain sebagainya.
Pembuatan briket dilakukan dengan proses penekanana atau pemadatan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai kalor per satuan dari biomassa yang akan digunakan sebagai energi alternative, maka dengan ukuran biomasaa yang relative kecil akan mengasilkan energi yang cukup besar.
Selanjutnya selain itu bentuk biomasa menjadi lebih seragam, maka akan lebih mudah dalam menyimpan dan pendistribusikan.
Berikut Ini Macam Macam Briket
Briket Batubara
Batubara ialah suat bantuan sedimen tersusun dari unsur karbon, hydrogen, oksigen, nitrogen dan sulfur. Dam proses pembentukannya, batubara dimasukkan bebatuan yang mengandung mineral.
Bersama dengan moisture, mineral yaitu pengoto batubara maka dalam pemanfaatnya, kandungan kesuai materi tersebut cukup berpenganruh.
Dair ketiga jenis pemanfaatan batubara, yaitu sebagai pembautan kokas, bahan bakar, dan batubara konversi.
Keunggulan batubara
- Batubara mempunyai keunggulan dibandingkan bahan bakar fosil lainya, yaitu:
- Jumlah batubara yang economicaly lebih banyak.
- Ditribusi batubara di seleuruh dunia cukup merata.
- Karena komposisi coal ialah CHONS + Ash, coal indetik dengan bahan bakar yang cukup cukup kotot dan tidak ramah lingkungan.
- Dibandingkah bahan bakar fosil lainnya, jumlah kandungan C per mol dari batubara lebih besar.
- Hal tersebut menyebabakan pengeluaran CO2 dari batubara jauh lebi banyak.
Manfaat briket batubara
- Briket batubara ialah bahan bakar padat, yang terbuat dari batubara, bahan bakar padat tersebut yaitu, bahan bakar alternative ialah pengganti minyak.
- Bahan bakar tersebut disinyalir ialah yang paling murah dan dimungkinkan untuk dikembangkan secara masal dalam waktu yang relative cukup singkat mengingat teknologi dan peralatan yang digunakan relative sederhana.
Briket sekam padi
Sekam padi sering disebut dengan bahan buangan, atau bahan yang tersisa dari proses penggilingan padi. Proses pengancuran limbah secara alami berlangsung lambat, maka limbah tidak sajak mengganggu lingkungan sekitarnya, tetapi juga mengganggu kesehatan manusia. Anda juga dapat membaca lebih lengkapnya di arang briket jogja
Pada setiap penggilingan padi akan terlihat tumpukan bahkan gunungan sekam yang semakin lama, maka akan semakin tinggi. Disaat tersebut pemanfaatan sekam padi masih cukup sedikit, mak sekam padi tetap menjadi bahan limah yang menganggu lingkungan.
Sekam padi terdiri dari lapisan keras yang meliputi kariopsis yaitu akan terdiri dari dua belahan yang disebut lemma dan palea yang sering bertautan. Pada proses penggilingan beras bekam sekam akan terpisas dari butir besar, dan menjadi bahan sisa tau limbah penggilingan.
Manfaat briket sekam padi
Briket sekam padi dapat menjadi energi alternative dalam rumah tangga. Dengan dimanfaatkannya sekam padi menjadi briket arang sekam, maka dapat mengurangi limbah hasil petani, menambah pendapata petani dan mengurangi pengeluaran keluarga untuk membeli bahan bakar.
Briket tempurung kelapa
Indonesia merupakan negara dengan kepadatan penduduk yang rendah dan memiliki banyak pohon kelapa. Pohon kelapa sendiri mempunyai banyak manfaat kegunaan, baik dari pohonya maka buahnya itu sendiri. Dan dapat juga anda baca di arang briket jogja
Meskipun sekarang telah banyak orang melakukan pengolalaan terhadap pohon kelapa tetapi terdapat beberapa potensu kelapa yang belum optimal dan dimanfaatkan dengan baik.
Alat dan Bahan :
- Tempurung Kelapa
- Tepung Kanji
- Air
- Pipa paralon
Cara Membuat Briket Tempurung Kelapa :
Pegarangan
- Serbuk kayu dan tempurung kelapa diubah menjadi arang melalui proses pengarangan manual (dibakar).
- Pengayakan (Untuk pembuatan briket yang lebih cepat dan efisien dapat gunakan mesin briket arang kelapa)
Pengaruh Jenis Briket Terhadap Nilai Kalor
Nilai kalor dari berbagai jenis Briket. Terlihat bahwa briket batubara memiliki nilai kalor paling tinggi, yakni sekitar 6.058,62 kal/g, sedangkan nilai kalor terendah dimiliki oleh briket dari sekam padi, sekitar 3.072,76 kal/g.
Sementara itu, nilai kalor yang cukup tinggi dimiliki briket dari tempurung kelapa yaitu sekitar 5.780 kal/g dan briket dari serbuk gergaji kayu jati 5.478,99 kal/g. Kandungan kalori yang tinggi akan meningkatkan efisiensi pembakaran dan mengurangi konsumsi briket.



