Langkah-langkah sukses bertani buah pinang perlu anda pahami. Untuk masih produksi pinang yang tinggi, anda perlu memperhatikan tahapa dan cara agar pinang cepat berbuah dengan seksama.
Langkah-Langkah Sukses Bertani Buah Pinang
Persiapan benik pinang
Langkah dasar dalam budiaya pinang adalah melakukan penyemain tahapan bibit pinang.
Cara menyemai bibit pinang diawali dengan pemilihan benis bermutu atau berkualitas yang berasah dari induk terpelih. Anda dapat menggunakan indukan dari potoh pinang yang berumur lebih dari 10 tahun dan stabil berproduksi. Untuk Untuk penyemaian bibit pinang, pastikan juga bahwa tanaman mempunyai daya tumbuh kecambah yang tinggi atau sekitar 90 sampai 95% dari total bibit yang akan disemai.
Namun, untuk kebutuhan bibit yang akan disemai, sebaiknya persiapkan 25% dari total yang diperlukan. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari adanya benih gagal atau rusak maka dapat segera diganti dengan melakukan penyulaman terhadap benih.
Menanam pohon pinang di lahan seluas 1 hektar memerlukan sekitar 1.300 bibit pinang dengan jarak tanam 2,7 m x 2,7 m. Karena itu, persiapkan sekitar 1.950 benih untuk disemaikan. Lebih lengkapnya dapat anda baca di Mesin pembelah pinang
Berikut ini adalah syarat-syarat buah pinang yang bisa dijadikan sebagai benih:
- Pastikan indukan tidak terserang hama atau penyakit.
- Kemudia ambil buah yang berukuran besar dan usahakan seragam.
- Buah pinang yang dapat digunakan sebagai benih sebaiknya memiliki berat minimal 35 gram per butir atau sekitar 60 butir per kilogram.
- Pilih pohon pinang yang telah berusia lebih dari 10 tahun dan stabil berproduksi.
- Pilih buah yang telah benar-benar matang dan berwarna oranye.
Perkecambahan Pohon Pinang
Perkecambahan merupakan proses awal dalam pertumbuhan benih.
Keberhasilan pertumbuhan pinang ditentukan oleh kualitas biji. Maka dari itu, Anda juga perlu memperhatikan proses perkecambahan benih.
Langkah tersebut juga bisa meningkatkan kualitas pinang Anda dan mempercepat proses berbuah.
Umumnya, benih akan mengalami perkecambahan dalam rentang waktu sekitar 1,5 – 2 bulan
Berikut langkah untuk perkecambahan benih pinang :
- Berihkan benih pinang yang akan disemai.
- Setelah bersih rendam benis dengan air. Anda dapat menambahkan Pupuk Orgaik Cair GDM Spesialis Tanaman Perkebunan untuk membuah benis kuat dan kebal tahapan serangan penyakit. Manfaatkan Pupuk Organik Cair GDM Khusus Tanaman Perkebunan dengan mencampurkan 1 liter POC ke dalam 100 liter air. Dan dapat juga anda baca di rumahmesin
- Kemudian rendam benis selama 5 sampai 10 jam. Perendaman benis denan Pupuk Orgaik Cair GDM Spesialis Tanaman Perkebunan juga dapat mempercepat proses pekencambahan agar dapat segara ditanamn
- Bibit pinang yang siap ditaman setidaknya mempunyai Jumlah dauh sebaganyak 5 lembar atau lebih.
Cara Pembibitan Pinang
Pembibitan pinang dapat dilakukan melelalui dua cara, yaitu sebagai berikut:
- Siapkan polybag dengan tinggi sekitar 15 cm.
- Lubangi bagian dasar polybag dan masukkan tanah hingga mencapai 2/3 tinggi.
- Tanam bibit pohon pinang pada polybag.
- Pemberian perhatian pada bibit pinang hingga siap dipindah ke lahan tanam atau berumur 5 bulan.
- Pastikan untuk melakukan penyiraman secara rutin. Untuk mendapatkan hasil maksimal anda dapat menambahkan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tnaman Perkebunan dengan dosis 10 ml per pohon.
Persiapan Lahan Tanam Pinang
Saar bibit pinang telah siap untuk dipindah, maka baiknnya anda telah mempersiapkan lahan tanam. Berikut beberaoa hal yang perlu anda perhatikan saat menyiapkan lahan tanam untuk tanaman pinang.
- Pastikan lahan yang akan anda gunakan adalah lahan semak belukar, lahan tidur atau lahan pekarangan.
- Bersihkan lahan yang akan anda tanami pinang.Pastikan tidak ada rumput liar dan gangguan lain yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman pinang.
- Cangkul tanah hingga menjadi gembur dan buat bedengan. Untuk lahan seluas 1 hektar, setidaknya memerlukan bedengan sekitar 4-5 m2atau sekitar 400 benih/m2. Anda juga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan lahan anda.
- Jarak tanam pinang pada lahan berukuran 1 hektar sekitar 2,7 meter antar baris dan 2,7 meter antar tanaman.
- Gunakan tiang panduan untuk membantu Anda menentukan posisi lubang tanam dengan jarak yang seragam. Anda dapat menggunakan ajir yang terbuat dari bambu berdiameter 2 cm dan tinggi 1,5 m. Pastikan ujung ajir diasah meruncing agar mudah menusuk ke dalam tanah.
- Dengan ukuran lahan 1 hektar dan penanaman pohon pinang pada jarak 2,7 m x 2,7 m, anda memerlukan setidaknya 1.300 batang ajir.
- Buatlah lubang tanam dengan dimensi 50 cm x 50 cm x 50 cm. Isilah lubang tersebut dengan tanah yang sudah dicampur dengan kompos atau pupuk, sekitar 1 kg. Untuk mendapatkan hasil maksimal, anda dapat menambahkan Pupuk GDM Black BOS dan GDM Granule SAME.
- Aplikasikan Pupuk GDM Granule SAME dengan dosis 150 gr/lubang dan tambahkan 10 gram GDM k BOS pada lubang tanam.
- Lakukan persiapan tanah paling kurang 7 hari sebelum tahap penanaman.
Cara Menanam Pinang
- Siapkan bibit yang layak dan siap tanam.
- Buka kemasan bibit pinang dan letakkan di dalam lubang tanam yang sudah diisi dengan media tanam.
- Pastikan posisi bibit tegak dan tidak mudah tumbang. Setelahnya tutup lubang dan padatkan tanah.
- Perhatikan juga jarak menanam pinang. Jika Pinang ditanam terlalu padat, kemungkinan besar akan mudah patah dan mengurangi produktivitas buahnya.
- Setelah penanaman, pastikan untuk menyiram tanaman dengan cukup air.
Cara Perawatan Pinang
Setelah menyelesaikan penanaman pohon pinang, Anda perlu melakukan pemeliharaan secara teratur. Perawatan yang baik akan menghasilkan panen yang baik pula.
Merawat pinang pun tidak terlalu sulit, yang utama adalah ketekunan Anda dalam bercocok tanam.
Lakukan Penyulaman
Penggantian tanaman dilakukan untuk menggantikan tanaman yang mati atau rusak. Untuk menyulam tanaman yang rusak anda dapat menggunakan bibit pinang yang telah dicadangkan sebelumnya. Namun pastikan bahwa bibit cadangan telah memenuhi syarat untuk tanam.
Pemupukan Tanaman Pinang
Pemupukan tanaman pinang dapat dilakukan melewati tiga tahap.
Pupuk I dilakukan ketika pinang berumur 0-1 tahun setelah tanam.
- Pemupukan I menggunakan 3 kombinasi pupuk yakni GDM SAME, GDM Black BOS, dan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Perkebunan.
- Untuk pupuk GDM SAME, anda dapat menggunakan dengan dosis 100 gr/pohon.
- Gunakan dengan cara menaburkan pupuk GDM SAME secara merata di sekitar tanaman
- Aplikasikan 4 bulan sekali.
- Untuk pupuk GDM Black BOS, gunakan dengan dosis 10 gr/pohon dan aplikasikan 4 bulan sekali.
- Pupuk Organik Cair GDM Khusus untuk Perkebunan, gunakan dengan dosis 250 ml per tangki penyemprotan. Lakukan dengan cara menyemprot pupuk secara merata dan aplikasikan 1 bulan sekali.
Pupuk II dilakukan ketika tanaman pinang berusia 1-3 tahun setelah tanam.
- Berikan pupuk GDM Granule SAMEdengan dosis 100 gr/pohon. Gunakan dengan cara menyebarkan pupuk di sekitar tanaman, terapkan setiap 6 bulan sekali.
- Pupuk GDM Black BOSdiberikan dengan dosis 10 gr/pohon. Aplikasikan 6 bulan sekali.
- Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Perkebunandiberikan dengan dosis 250 ml/tangki. Aerapkan setiap 2 bulan sekali dengan menyemprot secara merata ke semua tanaman.
Pupuk III dilakukan ketika usia tanaman pinang > 3 tahun
- Berikan pupuk GDM Granule SAME 6 bulan sekali dengan dosis 200 gr/pohon dan lakukan dengan menabur pupuk di sekitar tanaman
- Taburkan 10 gr/pohon Pupuk GDM Black BOS pada tanaman pinang secara merata. Ulangi pengaplikasikan pupuk 6 bulan sekali.
- Siapkan air dalam tangki dan larutkan 250 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Perkebunan. Aduk rata dan semprot merata ke seluruh tanaman. ulangi pengaplikasikan 3 bulan sekali.
Proses penyuburan menggunakan produk GDM Organik dapat mendukung pertumbuhan pohon pinang secara optimal dan meningkatkan masa produktivitasnya hingga lebih dari 5 tahun.
Pupuk GDM juga dapat memperkuat kekebalan tanaman pinang terhadap serangan penyakit dan hama, sehingga nutrisi yang diperlukan oleh pohon dapat diserap secara optimal.
Penyiangan Gulma
- Penyiangan gulma dapat dilakukan mtersebutmal 4 kali dalam setahun.
- Pastikan tidak ada tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar batang atau tepi tanaman.
- Mtersebutmalisirkan penggunaan senyawa kimia untuk memberantas hama dan penyakit pada tanaman pinang.
Pengairan
- Tanaman pinang pada umumnya lebih peka terhadap kekeringan. Pastikan tanaman pinang Anda mendapat pasokan air yang memadai, terutama selama musim kemarau.
- Perlu menyiram tanaman pinang sekitar 4-7 hari sekali atau menyesuaikan dengan kondisi tanah dan iklim di lingkungan Anda.
Panen Pinang
Panen pinang dapat dilakukan melewati dua cara. Anda dapat menyesuaikan produk panen pinang dengan kebutuhan anda.
Panen Buah Matang Penuh
- Buah siap panen pada umumnya mempunyai warna kulit kuning kehijauan atau oranye.
- Anda bisa mengumpulkan hasil secara berurutan dan bertingkat.
- Jumlah pinang yang dihasilkan dalam lahan seluas 1 hektar sekitar 400 – 450 kg/biji pinang kering.
Panen Buah Muda
- Panen buah muda pada umumnya diperuntukkan untuk konsumsi atau menyirih.
- Pengumpulan buah muda dilaksanakan ketika buah pinang telah mencapai warna hijau tua.
- Umur buah untuk panen pada umumnya sekitar 7-8 bulan.
- Buah hasil panen yang masih muda bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama. Sebelum menyimpannya, Anda perlu merebusnya hingga matang, mengeringkannya, dan menyimpannya dalam wadah kering.



