Tertarik menjalankan pemasaran online di Google? Bagus! Salah satu media yang bisa kalian gunakan adalah landing page. Tapi, masalahnya mungkin kalian belum tahu seperti apa contoh landing page web yang baik.

Untungnya, di sini kalian akan mendapatkan banyak inspirasi dengan melihat contoh landing page website dari berbagai ecommerce dan startup terkemuka. Kalian juga bisa mendapatkan landing page selain membuatnya. Dengan cara menggunakan pelayanan jasa pembuatan landing page.

 

Apa itu Landing Page Website?

Landing page website adalah halaman khusus yang dirancang untuk menerima pengunjung yang datang dari sumber tertentu, seperti iklan online, kampanye pemasaran, atau tautan berbayar.

Tujuan utama dari landing page ini adalah untuk mengarahkan perhatian pengunjung pada suatu tujuan atau tindakan tertentu, yang seringkali disebut sebagai “call-to-action” (CTA).

Landing page biasanya memiliki desain yang sederhana dan fokus pada pesan atau penawaran spesifik. Dengan mereduksi distraksi, seperti menu navigasi yang umumnya ditemukan di halaman utama situs web.

Landing page bertujuan untuk meningkatkan tingkat konversi. Konversi dapat merujuk pada berbagai tindakan, seperti pembelian produk, pengisian formulir, langganan newsletter, atau tindakan lain yang diinginkan oleh pemilik situs.

 

Contoh Landing Page Web

Landing Page Candi Borobudur

Landing page web candi borobudur

Lnaidng page candi borobudur adalah contoh landing page web yang dapat kalian jadikan inspirasi. Banyak tempat wisata yang memiliki website. Namun bagaimana dengan website dengan desain sederhana, ramah pengguna, disertai landing page yang menarik? Mungkin website tersebut milik PT. Taman Wisata Candi ini masuk dalam kategori tersebut.

Landing page web tersebut langsung menarik perhatian pengunjung dengan tampilan cuplikan video. Karena berbentuk video, pengunjung tidak keberatan menghabiskan beberapa detik untuk menonton video tersebut hingga selesai.

Tepat di bawah judulnya terdapat wujud dengan warna emas. Ada tiga kolom utama dalam formulir. Pertama, berikan pilihan candi apa yang ingin kalian kunjungi. Kedua, tipe wisatawan yang memesan tiket. Lalu yang ketiga adalah tombol CTA itu sendiri.

Elemen yang bisa ditiru dari contoh landing page Candi Borobudur:

  1. Rekaman video sebagai latar belakang header. Cara yang rapi untuk menarik perhatian dan meningkatkan waktu kunjungan situs web.
  2. Formulir pemesanan tiket yang sederhana dan mudah digunakan.

Opsi Pengujian A/B:

  1. Perlu terjemahan judul Inspiring Heritage of Indonesia di halaman khusus bahasa Indonesia.
  2. Tombol CTA perlu diubah ke versi yang lebih ramah. Misalnya Cek Harga atau Lihat Tiket. Kata-kata ini tidak seseram Beli.

Landing Page Ruang Guru

Landing Page webs ruang guru

Contoh landing page web selanjutnya yaitu ruang buka. Seperti pada gambar di atas, Ruang Guru menyediakan form dengan dua kolom pilihan yang dapat disesuaikan. Kolom di sebelah kiri memberikan pilihan tingkat kelas mulai dari sekolah dasar hingga persiapan universitas. Disebelah kanannya terdapat durasi les yang diinginkan.

Biaya les langsung muncul di bagian bawah. Tinggal menyesuaikan level kelas dan durasi paket berlangganan. Desain formulir seperti ini cukup ramah pengguna. Mereka tidak perlu membaca daftar harga satu per satu untuk kelas yang dibutuhkan.

Elemen yang bisa ditiru dari contoh landing page Ruangguru:

  1. Distribusi ruang yang seimbang untuk informasi dan formulir.
  2. Pada subjudulnya terdapat kata-kata yang meningkatkan kepercayaan calon pelanggan: …yang telah dipercaya oleh lebih dari 15.000.000 siswa dan lebih dari 300.000 guru di Indonesia.”
  3. Foto duta merek memperkuat reputasi dan kepercayaan terhadap merek.
  4. Sebutkan fitur-fitur yang ditawarkan dalam bentuk ilustrasi sederhana.
    Bentuk responsif dan ramah pengguna.

Opsi Pengujian A/B:

  1. Menu Beranda sebaiknya dihilangkan karena tidak efisien. Navigasi yang sama bisa dilakukan dengan mengklik logo Ruang Guru.

Contoh landing page Moka POS

Landing page moka pos

Waktu adalah uang. Kami rasa itulah yang menjadi dasar desain landing page Moka POS. Bukan hanya karena produk yang dijual berkaitan dengan uang. Namun Moka POS sangat menyadari bahwa semakin singkat waktu yang dibutuhkan pengguna untuk memahami produk, maka semakin cepat dan banyak konversi yang didapat.

Jadi, rasanya sangat tepat jika landing page ini menyediakan segala informasi yang dibutuhkan pengunjung. Misalnya ilustrasi produk Moka POS yang bisa dibuka melalui desktop, tablet, dan ponsel. Sebuah headline padat yang berhasil menjelaskan fungsi produk Moka secara gamblang.

Lalu, disusul dua tombol URL. Pertama, tombol Coba Gratis Sekarang membawa pengunjung ke halaman pembuatan akun. Setelah kalian mengisi formulir yang diperlukan, kalian dapat menggunakan aplikasi Moka POS selama 14 hari.

Bahkan jika kalian tidak yakin, kalian dapat mengklik tombol URL untuk menonton video kami. Tombol ini menampilkan pop-up berisi cuplikan video. Di sana, kalian bisa mengetahui lebih jauh mengenai visi dan misi Moka serta manfaat yang bisa kalian peroleh.

Elemen yang bisa ditiru dari contoh landing page Moka:

  1. Gambar latar belakang berhasil menjelaskan produk dan cara menggunakannya.
  2. Judulnya sangat menarik.
  3. Tombol CTA sangat mengundang calon pengguna.
  4. Ada opsi untuk menonton video tanpa meninggalkan halaman arahan (pop-up).

Opsi Pengujian A/B:

  1. Kata-kata “…mempercepat proses penjualan…” agak sulit untuk dibayangkan. Bagaimana jika tidak ada pelanggan? Apakah proses penjualan bisa lebih cepat? Oleh karena itu, coba ubah kata-katanya menjadi “mempersingkat proses penjualan” atau “mempermudah proses penjualan”.
  2. Sederhanakan menu utama pada halaman. Menampilkan menu yang benar-benar mendukung program free trial. Jika tidak, kemungkinan calon pengguna meninggalkan landing page sangat besar.