Pihak-pihak yang berkepentingan pakai laporan akuntansi sebagai sumber Info utama untuk pengambilan keputusan. Informasi lain pun juga dibutuhkan didalam pengambilan ketetapan perusahaan. Informasi-informasi selanjutnya ditampung jadi satu, dianalisis dan terhadap akhirnya dipakai sebagai dasar untuk pengambilan keputusan.
Sebagai suatu proses informasi, Akuntansi sangatlah dibutuhkan baik oleh pihak intern perusahaan, maupun berasal dari luar perusahaan. Secara garis besar, pihak-pihak yang butuh Info akuntansi adalah:
Manajer. Seorang manajer perusahaan butuh Info akuntansi untuk penyusunan rencana perusahaan, mengevaluasi kemajuan yang dicapai perusahaan, dan juga melakukan tindakan koreksi yang diperlukan.
Investor. Para investor sangat butuh data akuntansi suatu organisasi untuk menganalisis pertumbuhan organisasi yang bersangkutan. Investor telah melakukan penanaman modal terhadap suatu usaha, bersama dengan target untuk mendapatkan hasil. Sehingga, investor kudu melakukan analisis laporan keuangan perusahaan yang akan dipilihnya untuk disuntik dana berasal dari investor.
Kreditor. Kreditor berkepentingan bersama dengan data akuntansi, gara-gara kreditor berkepentingan untuk dukungan kredit kepada calon nasabahnya. Nasabah yang dipilih kreditor adalah nasabah yang dapat mengembalikan pokok utang beserta bunganya terhadap selagi yang tepat. Oleh gara-gara kreditor sangat berkepentingan bersama dengan laporan keuangan calon nasabah dan nasabahnya.
4. Instansi Pemerintah. Instansi pemerintah sangat berkepentingan bersama dengan Info akuntansi. Dari Info keuangan suatu organisasi, pemerintah akan dapat memastikan besarnya pajak yang kudu dibayar oleh organisasi yang bersangkutan.
Organisasi Nirlaba. Meski organisasi nirlaba bertujuan tidak untuk melacak laba, organisasi ini tetap sangat butuh Info keuangan untuk target penyusunan anggaran, membayar karyawan dan membayar bebanbeban yang lain.
Pemakai lainnya. Informasi akuntansi juga dibutuhkan oleh organisasi lainnya layaknya organisasi buruh, yang butuh Info akuntansi untuk mengajukan kenaikan gaji, tunjangan-tunjangan, dan juga mengerti kemajuan perusahaan di mana mereka bekerja.Proses dimana akuntansi membuahkan Info bagi pengguna dijelaskan terhadap ilustrasi
1.2.
Kontribusi para akuntan terhadap proses social ekonomi suatu negara tidaklah sedikit. Bidang spesialisasi akuntansi didalam praktek sehari-hari. Secara garis besar, akuntansi dibedakan jadi 2 (dua) bidang yaitu:
(1) akuntansi publik, dan
(2) akuntansi intern (akuntansi swasta). Akuntansi publik perihal bersama dengan service jasa akuntansi bagi masyarakat. Akuntan yang berprofesi terhadap akuntansi publik disebut sebagai akuntan publik dan mereka akan mendapatkan fee berasal dari pengguna jasanya. Jenis pekerjaan yang biasa dilaksanakan oleh akuntan publik meliputi pengecekan laporan keuangan, dukungan di bidang perpajakan, proses Info akuntansi ataupun konsultasi manajemen.
Untuk dapat jadi Akuntan Publik Bersertifikat (Certified Public Accountants = CPA) tersedia beberapa syarat khusus yang kudu ditempuh oleh para akuntan. Organisasi profesi akuntan di Indonesia disebut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Sedangkan, didalam akuntansi internal, para akuntan akan bekerja terhadap sebuah perusahaan.
Akuntansi intern disebut juga akuntansi swasta. Para akuntan yang berkecimpung didalam akuntansi intern ini dikatakan berprofesi sebagai akuntan intern atau akuntan swasta atau akuntan manajemen.
JASA AKUNTANSI yang diberikan oleh para akuntan didalam sebuah perusahaan meliputi pekerjaanpekerjaan sebagai: (a) controller, (b) bookkeeper (pemegang buku), (c) cost accountant (akuntan industri atau akuntan biaya), (d) Internal auditor (pemeriksa intern), (e) tax specialist, dan (f) akuntan penyusun anggaran.
[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]



