- Menentukan Desain
Saat ini terdapat berbagai macam desain kartu undangan pernikahan. Kamu bisa menjadikan undangan yang pernah kamu terima sebagai inspirasi atau referensi untuk undangan pernikahanmu sendiri. Selain itu, kamu juga bisa mencari desain secara gratis melalui internet. Jika kamu seorang desainer grafis atau memiliki teman di bidang tersebut, undangan bisa dibuat sendiri sesuai yang kamu inginkan. Ajak pasanganmu untuk memilih desain yang tepat bersama-sama.
- Menghadiri Pameran Pernikahan
Akhir-akhir ini banyak vendor yang menyelenggarakan pameran khusus pernikahan. Tak ada salahnya untuk hadir dalam acara-acara tersebut meski rencana pernikahanmu sendiri sebenarnya masih lama. Siapa tahu kamu menemukan desain yang kamu suka, sehingga kamu bisa memesannya sejak jauh-jauh hari. Dalam pameran, biasanya juga banyak penawaran yang menarik, sehingga kamu pun bisa berkesempatan untuk mendapatkan diskon dan bisa lebih menghemat pengeluaran anggaran pernikahan.
- Menulis Informasi pada Undangan dengan Jelas
Jangan sampai lupa mencantumkan peta atau denah lokasi di mana acara resepsi diselenggarakan dalam kartu undangan pernikahan yang akan kamu bagikan. Tidak perlu membuat peta yang terlalu detail, tapi buatlah peta atau denah yang cukup jelas dan mudah dipahami. Selain peta, kamu juga wajib untuk menuliskan namamu bersama pasangan di undangan yang kamu buat agar tamu yang kamu undang tidak bingung.
- Memasang Foto Prewedding
Tips yang satu ini sebenarnya bersifat opsional. Tak semua pasangan pengantin melakukan sesi foto prewedding, tetapi jika kamu termasuk pasangan yang sudah memiliki koleksi foto prewedding, tak ada salahnya memasang foto prewedding tersebut agar undangan bisa menjadi lebih menarik. Undangan yang hanya berisikan tulisan akan terasa membosankan dan terlihat monoton. Jadi, selain memilih desain undangan yang menarik kamu juga bisa menggunakan foto prewedding untuk semakin mempercantik desainnya yang menawan tersebut.
- Cek Kembali Desain Sebelum Dicetak
Pada bagian ini, kamu wajib untuk mengecek kembali desain undangan sebelum dicetak. Siapa tahu desain yang kamu pilih ternyata hasilnya kurang maksimal ketika dicetak secara masal. Pilih bahan kertas undangan yang sesuai standar. Selain itu, periksa semua informasi yang ada dalam undangan tersebut, termasuk kelengkapan denah lokasi. Usahakan untuk menggunakan font yang mudah untuk dibaca, sehingga semua informasi dapat tersampaikan secara maksimal.
Menentukan undangan pernikahan sebenarnya tidak bisa dilakukan dalam sekejap saja. Ada beberapa proses yang harus dilewati, seperti memilih dan membuat desain serta beberapa hal lain yang perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Jadi, sebaiknya kamu membuat undangan minimal satu sampai dua bulan sebelum hari H acara.



