Sebagai orang sering menggunakan laptop dalam kehidupan sehari-hari – hari, sama ada untuk bekerja atau Sedaka menghabiskan masa untuk hiburan. Sesungguhnya anda sering menghadapi kesilapan yang muncul secara rawak pada kesanyangmu laptop. Terima kasih kepada barang elektronik mungkin tidak sangat sempurna dan tidak mengalami kesilapan sedikit.

 

Jika trouble terjadi hanya sesekali dan tidak terlalu sering mungkin tidak menjadi masalah. Tetapi jika kesalahan terjadi ketika Anda putus asa untuk laptop?, Misalnya pada saat ingin persentase. Tentu saja hal ini akan menjadi masalah besar.

Apalagi, jika laptop Anda mengalami masalah sistem dan menutup sendiri tiba – tiba. Selain mengejutkan, masalah seperti ini akan membuat laptop Anda mudah rusak jika dibiarkan bertahan.

Penyebab dari masalah itu sendiri cukup banyak mati dan kasus itu berbeda antara satu laptop yang lain. Tentunya hanya berharap bahwa laptop Anda hanya bermasalah pada sisi perangkat lunak saja. Karena jika hardware rusak Anda tidak akan ingin mengganti bagian yang rusak sehingga kembali laptop Anda ke kondisi aslinya. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki laptop yang sering mati dari sisi software.

 

Penyebab dan Solusi Laptop Tiba – Tiba Mati Sendiri

Dilansir dari omah-download.blogspot.com , Berikut beberapa penyebab dan cara mengatasi laptop sering mati sendiri :

1. Overheating
Jika Anda sering bermain game atau laptop sering memaksa Anda untuk bekerja dengan maksimal pernah melihat laptop Anda mati atau me-restart dengan sendirinya. Hal ini karena ada fitur perlindungan vendor laptop yang mengatur laptop mati ketika melewati suhu tertentu. Fitur ini sebenarnya berfungsi sebagai keamanan dan perlindungan sehingga laptop Anda tidak terlalu panas dan hal yang tidak diinginkan terjadi.

Sehingga Anda tidak mengalami hal ini, coba saat menggunakan laptop pertahikan suhu kamar. Bisa menggunakan AC atau menggunakan pendingin laptop, tapi lebih kami sarankan untuk beristirahat sementara jika dirasa laptop itu semakin panas. Laptop semakin panas biasanya ditandai dengan laptop kebisingan kipas internal yang mulai berputar cepat.

2. Baterai Rusak
Laptop sering mati sendiri bisa disebabkan oleh kondisi baterai laptop sudah mulai tidak baik. Seperti kita ketahui laptop mengandalkan baterai akan menyala, jika pasokan daya dari baterai akan menghasilkan kaleng tidak stabil laptop tidak bekerja sebagaimana mestinya. Hal ini sering terjadi pada laptop yang cukup lama, tetapi bisa terjadi pada laptop baru jika laptop yang rusak.

Anda dapat mendeteksi masalah ini dengan mencoba melepas baterai dan menggunakan laptop langsung ke adaptor daya, tetapi ini tidak berlaku jika laptop baterai menerepkan tanam Anda dalam desain. Untuk laptop yang tidak dapat dihapus baterai, Anda dapat menguji dengan muatan penuh baterai dan kemudian diamkan laptop tanpa melakukan aktivitas apapun. Apakah baterai masih bertahan hidup biasanya dilihat di sini.

Tentu saja, untuk mengatasi masalah yang sering laptop mati disebabkan oleh baterai. Anda hanya mengganti baterai saja, atau saat penggunaan langsung dari adapter listrik tanpa menggunakan baterai. Namun perlu diingat untuk menggunakan laptop secara langsung tanpa baterai akan sangat berbahaya untuk komponen di dalam. Karena jika ada stabil arus listrik akan menyebabkan korsleting di dalam laptop.

3. Hit oleh Virus
Virus adalah musuh dari semua pengguna komputer. Karena virus adalah program yang tidak diinginkan dan cenderung merugikan bagi pengguna komputer. komputer laptop sudah terkena virus akan mengalami tanda-tanda – tanda dan masalah yang berbeda-beda tergantung pada apa yang menginfeksi virus. Ada virus yang menyebabkan hilangnya file, tidak ada yang membuat sistem crash, ada juga yang membuat laptop mematikan dirinya.

Anda dapat memindai menggunakan antivirus untuk mendeteksi apakah laptop Anda sekarang sedang terkena virus atau tidak. Jika Anda sudah mengguanakan antivirus sebelumnya, memperbarui definisi antivurs untuk mendeteksi virus generasi baru. Untuk lebih memastikan penggunaan antivirus lain untuk memindai.

4. File System Kerusakan
Untuk dapat menggunakan laptop pertama harus menginstal sistem operasi, biasanya dipasang langsung pada saat pembelian kami. Sebuah sistem operasi membutuhkan file – file yang harus dimuat saat laptop dinyalakan untuk dapat berjalan normal. Jika file yang dibutuhkan tidak dapat dibuka akan menghasilkan laptop tidak dapat digunakan sering mati atau me-restart dengan sendirinya.

Ciri – ciri yang terjadi adalah kesalahan pop-up ketika kita menggunakan laptop. Kesalahan ini peringatan waktu terjadinya acak, tetapi lebih sering ketika kita hanya menyalakan laptop. Penyebabnya bisa sangat bervariasi akibat konflik driver atau tidak cocok, proses update gagal, sistem file rusak dan hilang akibat virus dan sebagainya. Untuk mengatasinya Anda cukup mengganti file yang rusak dengan pandangan kesalahan terjadi dan menemukan pengganti di internet.

5. Tombol power secara tidak sengaja tertekan
Masalah ini mungkin terjadi jika Anda sedang sibuk mengetik dan sengaja menekan tombol power. Selain itu, laptop hari ini memiliki saklar daya yang terintegrasi dengan keyboard. Tentu saja, ini akan meningkatkan kemungkinan secara tidak sengaja tertekan. Masalah mati karena tombol juga bisa terjadi pada laptop lama dan tombol powernya terjebak dan tekan dan tahan.

Mengatasinya cukup mudah Anda hanya perlu membuka jendela melalui pengaturan dalam menu Power Options dengan mengklik kanan ikon baterai dan pilih Power Options, pilih “Pilih apa tombol daya lakukan” dan kemudian di dropdown “Ketika saya menekan tombol power” pilih do apa-apa. Hal ini akan mematikan tombol daya saat laptop menyala.