Resep singkong tepung ketan ini adalah topik pembahasan kita pada kali ini sebelum masuk ke inti pembahasan saya akan menjelasakan apa itu singkong dan sejarah singkatnya terlebih dahulu.

Sejarah Singkat Singkong

Nama singkong sendiri populer di Indonesia untuk menyebut tanaman umbi ini. Nama ini umumnya dipakai di Jawa Barat. Bahasa sunda untuk singkong adalah sampeu. Di Jawa, singkong dikenal dengan sebutan pohung. Sedangkan dalam bahasa Sangihe, ubi kayu disebut bungkahe dan disebut kasubi oleh masyarakat Gorontalo dan Tolitoli.

Bahasa Melayu yang biasa digunakan di Indonesia mengenal ubi kayu sebagai singkong atau cassava. Akar kata singkong berasal dari kata ‘castilla’ yang dibaca kastil. Kata ini merujuk pada orang Portugis dan Castilla atau orang Spanyol yang membawa singkong menjadi salah satu tanaman budidaya di Indonesia.

Sejarah singkong di Indonesia berawal dari Portugis setelah berkunjung ke Brasil pada abad ke-16. Impor singkong ke Indonesia berasal dari Maluku pada abad ke-16.Tanaman umbi ini mulai masuk ke Kabupaten Jawa Timur pada tahun 1852. Ia juga kurang mendapat perhatian karena singkong belum begitu populer di Jawa. Namun konsumsi singkong meningkat pesat pada awal abad ke-20.

Tidak hanya konsumsinya yang semakin meningkat, budidaya singkong juga semakin populer. Di pulau Jawa, ubi kayu menjadi primadona. Produktivitas ubi kayu juga meningkat drastis.Popularitas singkong tidak hanya dalam bentuk mentah. Hindia Belanda pernah menjadi salah satu penghasil tepung tapioka terbesar di dunia. Prestasi ini tentunya tidak terlepas dari banyaknya petani ubi kayu di daerah penjajahan yaitu Indonesia.

Ini masih berlangsung. Saat ini, singkong dikenal sebagai salah satu makanan pokok di Indonesia, selain biji-bijian, jagung, dan sagu. Kandungan pati yang tinggi namun kadar glukosanya rendah cukup untuk memberikan rasa yang sedikit manis pada singkong.

Resep Singkong Tepung Ketan

Resep Singkong Tepung Ketan

Bahan – bahan Membuat Resep Singkong Tepung Ketan :

  • 1 piring singkong parut kasar yang sudah dimasak sebelumnya
  • 3 sendok makan tepung ketan putih
  • 3 sendok makan gula pasir
  • 2 sdm santan kental
  • 1/2 sendok teh bubuk vanila
  • Sejumput garam
  • 1 kaleng gula, iris
  • secukupnya Gula untuk kaldu,
  • 1 sendok teh tapioka dilarutkan dengan sedikit air
  • 2 lembar daun pandan
  • secukupnya Air
  • 1 sendok makan santan sedang untuk dimasukkan ke dalam mangkuk saji

Cara Membuat Resep Singkong Tepung Ketan :

  1. Untuk 2 buah singkong parut, sisihkan sebagian di wadah lain
  2. Campur separuh lainnya dengan tepung ketan, gula pasir, vanili, sedikit garam, santan kental dan sedikit air, uleni hingga halus dan bisa dicetak
  3. Rebus air dalam panci, tambahkan gula merah dan sedikit gula pasir (manis sesuai selera), aduk hingga mendidih, saring
  4. Rebus air gula pasir dan daun pandan lagi, lalu tuang ke dalam adonan bulat-bulat sampai semuanya mengapung, tunggu 3 menit
  5. Kemudian tambahkan sisa singkong parut, tunggu hingga mendidih, kecilkan api dan aduk perlahan
  6. Terakhir tambahkan larutan tepung tapioka, aduk kembali perlahan, matikan api
  7. Sajikan dengan santan encer, kebetulan santan yang saya pakai rusak, mungkin karena santannya saya simpan di frezzer.

Kalian juga bisa mencoba resep olahan singkong yang lain seperti resep singkong goreng dijamin enak dan crispy.

Manfaat Tepung Ketan

1. Nutrisi Tinggi

Tidak seperti kebanyakan beras lainnya, beras ketan mengandung protein yang cukup tinggi. Dalam 100 gram atau dalam satu porsi ketan, mengandung nutrisi penting berikut ini.

  • Kalori: 97
  • Protein: 2,02 gram
  • Lemak: 0,19 gram
  • Karbohidrat: 21,09 gram
  • Serat: 1 gram
  • Gula: 0,05 gram
  • Kalsium: 2 miligram
  • Besi: 0,14 miligram
  • Magnesium: 5 miligram
  • Fosfor: 8 miligram
  • Kalium: 10 miligram
  • Sodium: 5 miligram
  • Seng: 0,41 miligram
  • Mangan: 0,26 miligram
  • Selenium: 5,6 miligram

Mengingat nilai gizinya, ketan putih sangat kaya akan mineral yang penting bagi tubuh kita. Tak heran jika banyak yang mengklaim bahwa ketan putih sangat bermanfaat untuk kesehatan.

2. Mencegah Penyakit

Beberapa nutrisi dalam ketan putih, seperti selenium, memiliki sifat antioksidan yang dapat mencegah berbagai penyakit kronis. Sebab, antioksidan dapat mengurangi stres oksidatif yang sangat buruk bagi kesehatan.

3. Mencegah Diabetes

Dalam studi yang diterbitkan oleh Nutrition & Diabetes Journal, mengonsumsi beras ketan putih dua kali sehari selama 8 minggu membantu mengontrol gula darah pada pasien diabetes tipe 2.

4. Mencegah Peradangan

Berbagai senyawa mineral dalam beras ketan putih memiliki banyak efek menguntungkan bagi kesehatan tubuh. Sebut saja seng dan beberapa vitamin B yang dimiliki beras ketan putih. Beragam ramuan tersebut mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat mengurangi peradangan dan meredakan ketegangan.

5. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Kandungan mineral dalam ketan putih membantu menjaga kepadatan tulang sehingga osteoporosis dapat dicegah. Terutama kandungan kalsium pada ketan putih. Jangan dipusingkan, 100 gram beras ketan putih mengandung sekitar 2 miligram kalsium yang siap menjaga kesehatan tulang. Dengan begitu, osteoporosis lebih mudah dicegah seiring bertambahnya usia.

6. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Kandungan lemak dan kolesterol pada ketan putih sangat rendah. Itu sebabnya banyak penderita penyakit jantung yang akhirnya mengonsumsi beras ketan putih untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu, ketan putih juga aman dikonsumsi oleh penderita tekanan darah tinggi dan obesitas (kegemukan).

7. Meningkatkan Metabolisme

Sebagian besar vitamin B yang terdapat pada beras ketan putih sangat “terikat” pada metabolisme tubuh. Sehingga proses pembuatan enzim, kestabilan hormon dan proses metabolisme lainnya tetap terjaga.

Sekian arikel kali ini jika kalian ingin mengolah singkong dengan cepat kalian bisa gunakan mesin keripik singkong multifungsi dijamin kinerja cepat hasil juga akan berkualitas .Terimakasih