Gula merupakan zat pemanis yang biasa kita temukan di sekitar kita. Rasanya yang manis menjadikanya banyak digemari oleh semua kalangan. Akan tetapi, tahukah kamu tentang macam macam gula dan fungsinya dalam keseharian kita?

Gula yang biasa kita kenal adalah gula pasir dan gula merah. Padahal selain itu, masih banyak jenis gula lainnya. Ingin tahu? yuk belajar sama-sama.

Macam Macam Gula dan Fungsinya

1. Gula Pasir

Urutan pertama adalah gula pasir. Termasuk ke dalam salah satu jenis gula yang sering sekali digunakan dalam kehidupan sehari-hari kita. Gula pasir dibuat menggunakan air tebu yang dikristalkan atau mengalami proses kristal sehingga pada akhirnya menjadi butiran yang cukup kasar.
Kandungan dalam gula pasir :
  • Kalori : 15,4 gram
  • Indeks glikemik : 65 (3 dalam 1 sdt)
Gula pasir biasanya digunakan untuk tambahan perasa makanan dan juga sebagai pemanis minuman. Manfaat utama yang bisa kalian peroleh dari gula pasir adalah sebagai sumber energi bagi tubuh.
Selain sebagai sumber energi tubuh, gula pasir juga dapat membantu dalam proses pengolahan makanan, meningkatkan masa simpan makanan kemasan, dan membantu proses fermentasi makanan. Jenis gula pasir merupakan gula yang sederhana sehingga tidak cocok atau kurang baik jika dikonsumsi oleh orang yang mengalami diabetes melitus.

2. Gula Aren

Kini gula aren sudah semakin populer setelah jenis gula yang satu ini dimanfaatkan dalam olahan minuman kopi kekinian. Gula aren dibuat menggunakan nira pohon enau yang kemudian direbus hingga warnanya berubah kecoklatan.

Kandungan dalam gula aren :

  • Kalori: 54 gram
  • Indeks glikemik: 43

Bentuk gula aren pun bervariasi, ada yang berbentuk silinder ataupun berbentuk bulat pipih dengan warnanya yaitu warna cokelat cerah. Gula aren diketahui mempunyai indeks glikemik yang lebih rendah jika dibandingkan dengan gula pasir, sehingga gula ini bermanfaat untuk menjaga agar kadar gula darah tetap seimbang. Dalam gula aren ini juga terdapat kandungan inulin yang bisa mengendalikan bakteri di usus, sehingga mampu menjaga kesehatan pencernaaan.

3. Brown Sugar

Banyak yang mengira jika brown sugar ini merupakan gula aren maupun bahkan gula merah. Padahal sebenarnya, brown sugar ini adalah jenis gula yang berbeda dari kedua jenis gula tersebut.

Kandungan dalam brown sugar

  • Kalori: 17,5
  • Indeks glikemik: 64

Brown sugar atau biasa juga disebut dengan gula cokelat, sebenarnya terbuat dari gula putih yang kemudian diberikan tambahan molases sehingga menjadikan warnanya berubah menjadi agak kecokelatan. Ada dua macam warna brown sugar yang biasanya tersedia di pasaran, yaitu light dan dark brown sugar.

Manfaat brown sugar hampir sama dengan jenis gula lainnya, yaitu menjadi sumber energi tubuh. Beberapa orang percaya jika brown sugar lebih sehat karena memiliki kandungan kalium, kalsium, mangnesium, zat besi, dan vitamin B.

4. Gula Palem (Palm Sugar)

macam-macam-gula-dan-fungsinya

Sebelum mulai bahas gula palem, sebelumnya tahukah kalian jika gula palem dengan gula aren itu berbeda? Gula palem terbuat dari nira pohon palem yang dikristalisasi hingga menjadi layaknya gula pasir yang lebih kasar dan kecil.

Kandungan yang ada dalam gula palem :

  • Kalori: 54
  • Indeks glikemik: –

Sebagian besar masyarakat Indonesia mengenal jenis gula ini lebih sehat jika dibandingkan dengan gula putih. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti berapa nila dari indeks glikemiknya.

Gula palem adalah sumber vitamin dan mineral yang lebih baik daripada macam-macam gula lainnya. Manfaat dari gula palem ini, yaitu menjaga kesehatan pencernaan serta tinggi antioksidan.

5. Gula Batu

Gula batu dibuat menggunakan gula putih atau gula cokelat biasa yang melalui proses pelarutkan, lalu dikristalkan menjadi layaknya batu. Perlu kalian ketahui jika rasanya ringan dan tidak terlalu manis. Jenis gula ini mengandung 6,5 gram karbohidrat serta 25 kalori dalam setiap 1 satu sendok makan.

Kalian bisa menggunakan gula batu ini sebagai sumber energi karena memiliki kandungan karbohidrat yang mudah dicerna oleh tubuh. Oleh karena itu, kalian bisa mengganti asupan gula pasir dengan menggunakan gula batu karena gula batu memiliki tingkat gula darah yang lebih rendah.

6. Gula Merah/Gula Jawa

macam-macam-gula-dan-fungsinya

Kebanyakan orang Indonesia mengenal jenis gula merah atau gula jawa digunakan sebagai bahan pemanis makanan ringan serta kue basah. Ternyata, gula aren berbeda dengan gula merah.

Jika gula aren dibuat menggunakan nira pohon enau, sedangkan gula jawa dibuat menggunakan nira dari pohon kelapa yang kemudian dipadatkan dengan bentuk silinder. Indeks glikemik gula merah juga tergolong lebih rendah, yaitu berada di angka 55.

Selain menambah cita rasa, ada pula manfaat gula merah untuk kesehatan.Gula merah bermanfaat sebagai sumber energi, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah terjadinya anemia.

7. Gula Jagung

Jenis gula yang satu ini biasanya digunakan sebagai pengganti gula pasir biasa. Bukan tanpa alasan, gula jagung memiliki rasa manis yang mirip dengan gula putih.

Pengolahan gula ini terbuat dari jagung giling kemudian diubah menjadi sirup. Faktanya, gula jagung juga mempunyai efek atau risiko kesehatan yang sama dengan gula pasir.Baik gula jagung maupun gula biasa berisiko untuk tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan.

8. Gula Karamel

macam-macam-gula-dan-fungsinya

Karamel merupakan jenis pemanis yang terbuat dari pengentalan gula dengan cara dipanaskan. Pemanis jenis ini digunakan sebagai perasa dan pemberi warna pada kue.Jumlah kalori dari sirup caramel tergolong tinggi.

Dalam dua sendok makan, terdapat 110 kalori di dalamnya. Sebaiknya batasi asupan macam-macam gula yang satu ini untuk menghindari terjadinya obesitas serta risiko penyakit jantung.

9. Gula Rafinasi

Berbeda dari jenis gula lainnya yang langsung bisa digunakan sebagai pemanis campuran dalam makanan dan minuman, gula rafinasi merupakan bahan baku dalam industri makanan dan minuman. Walaupun dari segi bentuknya mirip dengan gula pasir, gula rafinasi bukan bahan pemanis yang bisa dikonsumsi secara langsung tanpa pengolahan terlebih dahulu.

Gula yang terbuat dari olahan gula bit dan gula tebu ini disebut tidak memiliki kalori yang bermanfaat bagi tubuh. Ini membuat gula rafinasi lebih buruk untuk kesehatan.  

10. Pemanis Buatan

Pemanis buatan merupakan jenis gula pengganti yang dibuat melalui tahapan proses kimiawi. Gula ini mempunyai kalori yang kecil sehingga sering menjadi gula pengganti bagi penderita diabetes.

Macam-macam pemanis buatan yang banyak dijual di pasaran merupakan sakarin, aspartam, acesulfame potassium, sukralosa, dan neotam. Manfaat utama dari pemanis buatan adalah tidak menambah asupan kalori harian Anda.

Selain itu, gula buatan ini juga tidak menimbulkan risiko kerusakan gigi. Akan tetapi, kalian juga perlu membatasi asupan pemanis buatan karena jika dikonsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit kanker.

Jelas bukan bermacam-macam gula dan fungsinya di atas? Ada satu hal lagi yang perlu diketahui jika pada kesehariannya ada macam macam gula pasir dilihat dari mereknya.