Manfaat minyak nilam untuk wajah
Manfaat minyak nilam untuk wajah. Minyak nilam atau yang lebih dikenal sebagai minyak atsiri pstchoulie juga sering dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan parfum. Tapi, kira-kira apa saja manfaat dari minyak nilam yang digunakan untuk kecantikan
Atasi Peradangan
Minyak nilam memiliki kemampuan sebagai antiperadangan pada kulit. Karena hal tersebut, menggunakan minyak nilam dengan cara yang tepat dapat membantu kamu mengatasi permasalaham peradangan pada kulit.
Tenang, aroma yang dihasilkan minyak nilam cukup menyegarkan sehingga dapat meredakan rasa cemas dan depresi.
Merangsang Pertumbuhan Kolagen
Menggunakan minyak nilam pada kulit juga dapat merangsang pertumbuhan kolagen. Hal ini membuat minyak nilam juga dapat kamu manfaatkan dalam menunda penuaan.
Melawan Bakteri Jerawat
Kemampuan minyak nilam untuk melawan bakteri juga bisa kamu manfaatkan untuk jerawat di wajah. Kemampuannya ini dapat berfungsi melawan bakteri penyebab jerawat dan meredakan masalah jerawat di wajah.
Cara penggunaannya
Minyak atsiri yang digunakan langsung harus dikombinasikan dengan minyak lain seperti jojoba, biji anggur, dan alpukat.
Jika kamu khawatir akan reaksi kulit, lakukan uji coba sebelum menggunakan minyak nilam pada seluruh kulit dengan menempelkan sedikit di satu titik tubuh.
Inhalasi
Minyak nilam juga dapat digunakan untuk aromaterapi melalui metode seperti menghirup uap atau diffuser. Seperti disebutkan sebelumnya, penting untuk mengencerkan minyak esensial dengan tepat. Saat menghirup minyak esensial, lakukan di area yang berventilasi baik, istirahatlah setiap 30 menit agar tidak menyebabkan sakit kepala, mual, atau pusing.
Campur dengan essential oil lain
Manfaat minyak nilam dapat kamu rasakan secara maksimal jika dicampur dengan banyak minyak esensial lainnya, di mana ia memberikan kontribusi aroma ‘rich‘.
Beberapa contoh minyak yang baik untuk campuran nilam antara lain:
- Kayu cedar
- Kemenyan
- Melati
- Dupa
- Mawar
- Kayu cendana
Manfaat minyak nilam atau essensial oil pada indsutri makanan
Dalam industri makanan, minyak atsiri digunakan untuk penyedap rasa maupun pewangi. Pada industri kosmetik dan parfum digunakan sebagai bahan pewangi pembuatan sabun, pasta gigi, shampoo, lotion dan minyak wangi. Sedangkan pada industri farmasi digunakan untuk obat anti nyeri, infeksi dan pembunuh bakteri.
Kegunaan lain minyak nilam atau essensial oil
Secara umum, manfaat minyak atsiri sering digunakan untuk meredakan stres, meningkatkan mood, menghilangkan rasa sakit akibat sakit kepala dan migrain, mendapatkan tidur malam yang lebih nyenyak, meredakan mual, dan bahkan mengusir serangga. Sebagian besar minyak esensial juga memiliki sifat antiseptik. Berikut manfaat minyak atsiri yang perlu diketahui.
- Menjadikan Tubuh Rileks
Banyak minyak esensial digunakan dalam aromaterapi untuk mengatasi stres dan kecemasan. Misalnya, para ilmuwan menemukan bahwa minyak jeruk memiliki efek mengurangi kecemasan pada relawan pria yang menghirup 2,5, 5, atau 10 tetes. Diperlukan lebih banyak penelitian, tetapi hasil awal menjanjikan.
Menariknya, menggunakan minyak esensial dengan pijatan dapat membantu menghilangkan stres, meskipun efeknya mungkin hanya bertahan selama pijatan berlangsung. Saat tubuh terasa rileks, beraktivitas pun jadi menyenangkan. Apalagi jika didukung oleh suasana rumah yang nyaman dan mampu memberi rasa aman.
- Mengatasi Sulit Tidur
Wewangian minyak lavender yang menenangkan dianggap dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang. Para ilmuwan menguji klaim ini pada orang dewasa yang lebih tua yang hidup dengan demensia. Mereka menemukan bahwa menaburkan minyak esensial pada handuk di sekitar bantal mereka secara signifikan meningkatkan waktu tidur mereka, membantu mereka tidur lebih lama di pagi hari.
- Mengurangi Gejala Flu
Kandungan rosemary, peppermint, dan blue gum eucalyptus dan minyak atsiri yang berasal dari berbagai jenis runjung (pinus) dipercaya akan membantu meringankan mampet di hidung.
- Meredakan Peradangan
Studi awal yang dilakukan oleh peneliti membawa hasil yang menjanjikan mengenai kualitas antimikroba yang telah lama disebut-sebut dalam pengobatan tradisional. Minyak ini telah digunakan untuk mengobati kutu air, sariawan mulut, dan infeksi jamur seperti kandida.
Selain itu, banyak minyak esensial diklaim memiliki sifat antioksidan. Antioksidan dapat membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Kerusakan ini dapat menyebabkan penyakit serius seperti kanker.



