Limbah rumah tangga merupakan upaya pengendalian limbah rumah tangga yang kian membludak jumlahnya. Limbah merupakan sampah atau hasil sisa dari proses kegiatan produksi yang menghasilkan sampah dan bisa berakibat buruk jika tidak dilakukan pengelolaan yang tepat.
Limbah rumah tangga merupakan jenis limbah yang paling banyak menyumbang sampah pada tumpukan sampah di lingkungan. Tentunya hal ini memiliki dampak yang merugikan bagi kelestarian lingkungan sekitar.
Limbah rumah tangga terdiri atas plastik kemasan, air cucian, sisa makanan dan bahan masakan hingga air sisa pembuangan. Peran kita sebagai manusia dan penduduk, tentunya memiliki peran penting untuk mengontrol jumlah sampah rumah tangga ini agar tidak membludak.
Pengolahan limbah ini bertujuan menjaga keseimbangan alam, sehingga sumber daya alam bisa tetap memberikan manfaat secara optimal dan kebersihan sekitar tetap terjaga.
Ada beberapa jenis limbah rumah tangga yang umumnya dihasilkan yaitu, limbah cair, padat dan gas. Jenis limbah ini pun selalu dihasilkan setiap harinya selama, kegiatan pada rumah tangga berlangsung.
Kenali jenis limbah rumah tangga agar tidak salah dalam mengelolanya berikut ini.
Jenis Limbah Rumah Tangga

Limbah Padat
Jenis limbah lainnya yang juga dihasilkan dari rumah tangga adalah limbah padat. Bentuk dari limbah ini seperti sampah plastik, furniture tidak terpakai, kertas, peralatan elektronik, botol bekas minuman, dan lain-lain. Menjadi jenis limbah yang memberikan dampak pencemaran lingkungan dengan resiko tinggi bila tidak dikelola dengan tepat.
Hal ini dikarenakan ada salah satu jenis limbah padat yang sulit terurai di lingkungan yaitu, sampah anorganik seperti plastik. Dimana, sampah plastik yang tidak bisa didaur ulang (sekali pakai) membutuhkan waktu terurai yang cukup lama. Sehingga bila dibiarkan begitu saja tanpa diolah maka, jumlahnya di lingkungan akan semakin banyak.
Salah satu limbah padat yang paling banyak dihasilkan adalah jenis sampah plastik. Salah satu pengolahan yang bisa diterapkan untuk limbah plastik adalah dengan mencacah. Pencacahan limbah plastik ini memerlukan bantuan mesin. Mesin pencacah plastik bisa anda dapatkan dengan memesan di website rumah mesin.
Limbah Cair
Limbah cair adalah salah satu jenis limbah yang paling banyak dihasilkan dan menyumbang pencemaran lingkungan, terutama pada tanah. Limbah ini di antaranya seperti minyak bekas penggorengan, sabun cuci, kotoran manusia, sabun mandi dan bahan kimia lainnya. Ini merupakan penyebab pencemaran tanah yang dapat membuat kualitas tanah dan air menjadi menurun.
Jika tidak ada penanganan yang tepat maka, dampak terhadap pencemaran lingkungan sangatlah besar resikonya. Mengingat limbah cair yang dihasilkan memiliki kandungan kimia yang berbeda-beda. Sehingga bila telah menjadi satu di lingkungan tentu, akan menghasilkan cairan kimia yang beracun. Pengaruhnya terhadap lingkungan ditentukan dari sistem pengolahan air limbah rumah tangga sederhana yang tepat.
Limbah Gas
Jika dibandingkan dengan jenis limbah lainnya seperti cair dan padat. Limbah gas menjadi jenis limbah rumah tangga yang relatif lebih sedikit dihasilkan. Biasanya limbah ini dihasilkan dari asap kendaraan bermotor, hasil kegiatan peternakan skala kecil, dan penggunaan freon pada alat elektronik.
Walaupun merupakan jenis limbah rumah tangga yang tidak banyak dihasilkan. Namun, tetap saja harus bisa dikelola dengan baik agar tidak berdampak pada pencemaran lingkungan. Limbah gas juga merupakan salah satu penyebab dari terjadinya pemanasan global yang berakibat pada penipisan lapisan ozon atmosfer bumi.
Dampak Limbah Rumah Tangga Bagi Lingkungan

Pembuangan limbah rumah tangga yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan. Mulai dari aspek kesehatan, air limbah yang berasal toilet mengandung bakteri E. Coli yang dapat menyebabkan penyakit perut seperti typhus, diare, dan kolera.
Sudah sangat jelas dan pasti jika pengolahan limbah rumah tangga tidak dilakukan dengan benar dan tepat. Maka, limbah-limbah tersebut memiliki potensi yang besar mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan orang yang berada di lingkungan tersebut. Berikut ini beberapa dampak negatif yang dapat dihasilkan dari limbah rumah tangga diantaranya:
- Menciptakan bakteri berbahaya seperti E.Coli yang dapat mengakibatkan penyakit pencernaan terhadap manusia. Sumur resapan air limbah rumah tangga menjadi pintu masuk dari bakteri ini pada tubuh manusia.
- Menghasilkan bau yang tidak sedap pada area yang tercemar sehingga, membuat orang yang berada di lingkungan sekitar menjadi tidak nyaman dan terganggu.
- Kualitas air tanah di sekitar wilayah tercemar akan berkurang dan dapat menimbulkan kekurangan sumber air untuk berbagai jenis kebutuhan.
- Mengurangi estetika di tempat yang tercemar. Lingkungan yang tadinya terlihat indah dan rapi akan menjadi tidak enak dipandang akibat dari pencemaran limbah rumah tangga.



