Cara Menanam Cengkeh yang Benar
Apakah saat ini kamu ingin mencoba budidaya tanaman cengkeh? Berikut ini adalah cara menanam cengkeh yang benar agar cepat berbuah lebat.

Cengkeh merupakan salah satu bahan rempah-rempah yang paling dicari sebagai bahan penyedap untuk masakan. Selain itu, minyak cengkeh termasuk hasil produksi olahan yang paling banyak mendapatkan penawaran dari mancanegara sebagai bahan industri parfum atau bahan farmasi.
Sudah diketahui bahwa banyaknya manfaat cengkeh untuk kesehatan dan kecantikan membuat permintaan pasokan cengkeh kian melonjak. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembudidayaan tanaman bergenus Syzygium tersebut. Pada dasarnya, budidaya tanaman cengkih tidaklah mudah, diperlukan kesabaran dan ketelatenan supaya bisa mendapatkan pohon cengkeh yang sehat dan subur.
Biasanya orang-orang enggan menanamnya karena dianggap sulit tumbuh dan perawatannya yang juga tidak mudah. Hal ini dikarenakan tanaman cengkeh memang tanaman yang membutuhkan perhatian ekstra. Namun prospek dari budidaya cengkeh ini sangat menjanjikan dan menggiurkan.
Kelemahan tanaman cengkeh ialah waktu panen yang relatif lama sehingga hanya sedikit orang yang menggeluti bidang ini. Bagi kamu yang tertarik namun masih ragu-ragu untuk memulai budidaya tanaman cengkeh, cara menanam cengkeh yang benar ini dapat menjadi solusi untuk kamu.
Cara Budidaya Cengkeh

Pembibitan
Gunakan bibit yang berkualitas dan unggul sehingga menghasilkan cengkeh yang berkualitas pula. Kamu dapat memakai buah cengkeh yang sudah tua dan memiliki warna ungu kehitaman.
Setelah itu, kupas buah secara hati-hati dan pastikan biji yang keluar tidak lecet maupun luka. Lakukan pencucian dan perendaman pada biji cengkeh yang sudah dipilih, lalu biji ditanam pada media tanam yang sudah disediakan.
Pembuatan Media Tanam dan Penyemaian
Siapkan bahan-bahan seperti tanah gembur, pupuk kandang, pot atau polybag, cetakan dan air, lalu campurkan tanah bersama pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Hasil campuran lalu dimasukkan ke dalam pot atau polybag dengan membuat lubang di bagian tengahnya guna meletakkan bibit cengkeh.
Biji diletakkan pada lubang polybag lalu ditutupi menggunakan tanah dan dipadatkan, kemudian siram dengan air secukupnya. Polybang ditempatkan di daerah yang sejuk namun cukup mendapatkan sinar matahari langsung kira-kira 25%. Pantau dan kontrol perkembangan bibit cengkeh secara rutin dan teliti.
Penyiapan Lahan
Penyiapan lahan dilakukan dua bulan sebelum penanaman cengkeh. Lahan yang baik berada di area terbuka dan memperoleh sinar matahari, bebas dari gulma, bebatuan dan tanaman pengganggu, serta dilakukan penggemburan menggunakan pupuk kandang.
Setelah tanah digemburkan dengan pupuk kandang selama kurang lebih satu minggu, tanah dicangkul dengan kedalaman 75 cm dan lebar 50 cm, lalu dimasukkan kembali pupuk kandang ke dalam lubang. Lahan kemudian didiamkan hingga bibit siap untuk ditanam.
Pemindahan Bibit Cengkeh
Bibit cengkeh yang sudah berusia 2 tahun bisa dipindahkan pada lahan, sehingga batang cengkeh menjadi besar dan dapat menghasilkan kuncup bunga yang banyak.
Adapun bibit yang dipindahkan harus dipastikan termasuk bibit dengan batang yang lurus, kemudian bersihkan bibit dari polybag dan tanam pada lubang yang sudah tersedia. Bibit cengkeh yang sudah ditanam kemudian dipadatkan sembari menyemprotkan air ke dalam tanah.
Bibit cengkeh yang ditanam kemudian diikat menggunakan kayu untuk mempertahankan agar posisinya tetap tegak. Terakhir, pupuk kandang diberikan pada area sekitar lubang tanaman cengkeh.
Perawatan dan Panen Cengkeh
Proses perawatan tanaman cengkeh bisa dibilang mudah dan tidak terlalu merepotkan. Proses penyiangan dilakukan dengan membersihkan gulma pada area sekitar batang cengkeh. Pemupukan dengan pupuk kandang dilakukan satu kali selama empat bulan.
Penyemprotan insektisida dilakukan guna menjaga tanaman cengkeh terhindar dari hama yang mengganggu, kemudian proses perawatan dilakukan secara rutin dengan penyiraman air. Proses panen dilakukan dengan memetik bagian bunga cengkeh yang masih kuncup. Untuk memudahkan pada proses ini, kamu bisa menggunakan bantuan mesin cengkeh.
Umumnya usia panen tanaman cengkeh dapat dilakukan pada umur 4,5-8,5 tahun.
Pada tahap pertama 50-60 % jumlah bunga yang ada di pohon sudah matang dan dapat dipetik, pemetikan diulang setiap 10-14 hari selama 3-4 bulan. Pada Pulau Jawa, panen bisa dimulai pada bulan Mei dan berakhir di bulan Juli-Agustus, namun hal ini tergantung pada daerah masing-masing.
Itulah tadi cara menanam cengkeh yang benar dan bisa kamu coba di rumah. Selain cara menanam cengkeh, kamu juga bisa mencoba cara membuat es kopi ala cafe yang mudah. Yuk, segera coba budidaya tanaman cengkeh ini!



