cara mengawetkan minuman tradisional terbilang tidak menyulitkan. Rempah dan empon-empon Indonesia yang digunakan sebagai bahan membuat minuman tradisional belakangan naik daun karena pandemi virus corona. Selain menyehatkan, minuman tradisional juga mudah diolah. Jika membuat minuman tradisional, ada cara yang khusus agar minuman bisa bertahan lama dalam kondisi yang bagus.
Indonesia tak hanya terkenal yang kaya akan aneka makanan khas yang enak dan lezat, tetapi juga keragaman minuman tradisional yang diketahui baik bagi kesehatan tubuh. Berbagai nutrisi dan zat yang terkandung di dalam minuman tradisional juga telah lama dipercaya berkhasiat untuk membantu mengobati berbagai penyakit.
Walaupun ada beragam jenis minuman tradisional yang sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia, sebenarnya proses pengolahannya tidak jauh dari seduhan rempah dan tanaman herba. Bahan-bahan inilah yang bisa membuat minuman tradisional yang kaya akan manfaat dan baik bagi kesehatan tubuh.
Cara Mengawetkan Minuman Tradisional
Saat membuat minuman tradisional sendiri di rumah rempah yang digunakan biasanya akan langsung habis terpakai. Sehingga jika ingin membuat minuman tradisional kembali harus mengulang proses menghaluskan rempah lagi.
Namun sebenarnya ada cara lain agar tak perlu mengulang haluskan rempah jika ingin berniat menyetok bahan untuk dibuat lagi tanpa khawatir rempah menjadi jadi busuk.
1. Cara mengawetkan minuman tradisional harus disimpan dalam wadah kaca yang tertutup

wadah kaca merupakan pilihan wadah yang paling tepat dan paling direkomendasikan untuk menyimpan minuman tradisional. Sebab, wadah kaca tetap bia menjaga keaslian dan kualitas rasa minuman tradisional. Sebagai gambaran, memberikan contoh para pedagang jamu biasa. Banyak dari mereka yang menggunakan wadah kaca sebagai wadah menyimpan minuman tradisional. Kendati demikian, dia tidak menampik adanya penggunaan wadah plastik dalam penyimpanan minuman tradisional.
Namun hal tersebut hanya untuk minuman tradisional yang langsung diminum di hari yang sama setelah minuman dibuat.
2. Cara mengawetkan minuman tradisional harus disimpan di Tempat yang Tepat

Jenis produk minuman tradisional tidak awet saat disimpan di suhu ruangan, terutama jika produk minuman tradisional tersebut sudah dibuka. Karena hal tersebut, akan lebih baik jika membeli produk kemasan, diharuskan mengecek lebih dahulu tata cara penyimpanannya. Sedangkan jika membuatnya sendiri, harus paham sifat minuman yang simpan agar minuman kemasan lebih awet.
Selain disimpan di dalam wadah kaca, penting untuk menyimpan minuman rendah di chiller. Suhu yang direkomendasikan untuk menyimpan adalah antara 1-5 derajat celcius. Minuman tradisional yang dibuat dengan rempah apa pun hanya bisa bertahan disimpan selama 3–5 hari saja. Walaupun penyimpanan di suhu ruangan, namun disarankan untuk dimasukkan ke dalam kulkas. Suhu ruangan pun tidak boleh lebih dari 21 derajat celcius karena bisa memengaruhi rasa minuman tradisional.
Terkait penyimpanan di dalam kulkas, minuman tradisional meskipun sudah diletakkan dalam wadah yang sudah tertutup rapat tetap bisa terpengaruh rasanya. Jangan diletakkan bersamaan dengan bahan makanan yang memiliki bau kuat seperti halnya terasi. Jika tercampur pasti (bau dan rasa) bisa berpengaruh banget karena minuman tradisional itu sangat sensitif
3. Mengolah minuman tradisional dengan Benar
Agar minuman tradisional awet, maka harus mengolah bahan bakunya dengan tepat dan sesuai standar yang sudah berlaku. Kesalahan dalam pengolahan tidak hanya bisa menyebabkan rasa minuman tradisional tidak enak namun juga mempengaruhi kualitas.
Baik makanan atau minuman yang diolah dengan cara yang tidak tepat akan mempunyai kualitas yang sangat rendah. Alhasil, produk kemasan tersebut tidak bisa bertahan lama bahkan ketika disimpan di lemari kulkas sekalipun.
Manfaat Minuman Tradisional
Minuman tradisional terkenal akan manfaat dan khasiatnya bagi kebutuhan imun tubuh manusia. Berikut di bawah ini manfaat minuman tradisional.
Minuman tradisional bisa menurunkan kadar gula darah

Bagi orang yang memiliki penyakit diabetes, keberadaan beberapa jenis rempah bisa menjadi salah satu solusi alternatif untuk menurunkan kadar gula darah. Contohnya, rempah kunyit bisa membantu untuk mengontrol kadar gula tinggi. Kunyit mempunyai sifat anti-inflamasi, antioksidan, anti-aterosklerotik, dan penurunan berat badan. Kandungan tersebut bisa membuat penyandang diabetes mendapat manfaat dari rempah ini untuk mengelola kadar gula darah dan mengurangi risiko komplikasi dalam tubuhnya.
Minuman tradisional bisa memelihara kesehatan jantung

Jantung merupakan organ manusia yang berperan penting untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Bila organ jantung ini bermasalah, tentu bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Itu sebabnya, terdapat berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa memelihara kesehatan jantung. Bahkan, kamu bisa menggunakan sejumlah rempah yang mempunyai khasiat bagi organ jantung.
Bawang putih merupakan salah satu jenis rempah yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung manusia. Bagaimana tidak, bawang putih telah diklaim dapat menjaga pembuluh darah agar tetap fleksibel. Pembuluh darah yang sehat dan fleksibel bisa mengendalikan kadar kolesterol yang mampu menjadi pemicu penyakit jantung.
Minuman tradisional bisa melawan peradangan dan meredakan batuk
Manfaat ini tampak dari penelitian yang dimuat dalam jurnal Cytokine. Studi tersebut menemukan bahwa mengonsumsi 1.000 hingga 3.000 miligram rempah jahe setiap hari selama 4 – 12 minggu dapat mengurangi penanda peradangan. Hal ini dikarenakan jahe sendiri mengandung lebih dari 100 senyawa aktif, seperti gingerol, shogaol, dan zingiberene.
Senyawa tersebut kemungkinan besar bisa mengurangi peradangan pada tubuh manusia. Tambahan madu di dalam minuman jahe juga bisa meredakan batuk tenggorokan. Kamu juga bisa membuat minuman herbal dari daun sirih untuk mengatasi penyakit batuk dan pilek.
Minuman tradisional bisa meredakan rasa sakit
Obat-obatan pereda rasa sakit yang biasa dijual bebas di toko, seperti ibu profen dan aseton, memang cukup efektif dalam menjalankan aminofen. Sayangnya, ada berbagai efek samping yang tidak bisa dihindari jika digunakan dalam jangka waktu panjang. Jadi tak perlu khawatir karena ada rempah-rempah yang dapat membantu meredakan rasa sakit yaitu cabai. Dibuktikan melalui British journal of anestesi, kandungan capsaicin dalam cabai bisa mengendalikan rasa sakit ringan hingga sedang.
Minuman tradisional bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tak hanya dapat menambah aroma masakan, beberapa rempah memiliki manfaat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Salah satunya yakni daun kemangi suci (tulsi). Menurut penelitian ahli yang dimuat dalam Journal of Ethnopharmacology, bahwa tulsi dapat meningkatkan fungsi sistem imun tubuh dalam darah manusia. Alhasil, tubuh pun bisa lebih kuat dari berbagai serangan penyakit.
Meskipun ada banyak manfaat minuman herbal bagi kesehatan manusia, perlu diingat bahwa minuman herbal tidak sepenuhnya dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit. Konsultasikanlah dulu ke dokter sebelum mengonsumsi minuman tradisional jika kamu sedang menggunakan obat-obatan dari dokter, memiliki kondisi medis tertentu seperti sedang hamil, atau sedang menyusui



