25 mahasiswa MPBSI program magister Universitas Suryakancana, sesudah pagi harinya laksanakan kegiatan Tes UKBI di Balai Bahasa Propinsi Jawa Barat, terhadap siang harinya segera lihat monolog Apun Gencay karya Yus Rusyana di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipatiukur No. 46 Bandung terhadap. Mahasiwa tiba ke daerah pementasan itu terhadap pukul 13.00 WIB. Perlu diketahui, Prof Yus mengajar di program magister PBSI untuk mata kuliah Sosiolinguistik dan Telaah Sastra termasuk mengajar di FKIP UNSUR
Pertunjukan monolog berikut berikut bertujuan memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional yang diadakan Pusat Digitalisasi dan Pengembangan Budaya Sunda (PDPBS) bersama Prodi Sastra Sunda Universitas Padjadjaran menggelar pertunjukan monolog Apun Gencay. Dalam acara itu, tersedia sekuel dari acara ‘Pasanggiri Tarucing Cakra Basa Sunda’, yang digelar di daerah yang sama.
Apun Gencay sendiri merupakan anggota dari Kumpulan Cerpen ‘Jajaten Ninggang Papasten’, karya Yus Rusyana. Puncaknya adalah selagi Sang Dalem dibunuh oleh Akang, yang notabene adalah kekasih Apun Gencay yang direbut oleh Sang Dalem. Dalam fragmen ini, diceritakan ratapan kepedihan seorang selir bernama Apun Gencay yang ditinggal mati oleh dua orang kekasih yaitu, suaminya seorang Dalem dan kekasihnya.
Dalam acara tersebut, dan dihadiri penggubah cerita pendek Apun Gencay, Prof. Yus Rusyana. Beliau termasuk mengaku puas karyanya bisa diinterpretasi, lebih-lebih ditranskip bersama baik ke di dalam adegan teatrikal berwujud monolog. Menurut Yus, di tangan Asep Supriatna, Apun Gencay berhasil disajikan di dalam format yang enteng dipahami oleh penonton, tapi selalu elok dan mempunyai ritme yang baik sepanjang pertunjukan
Adapun aktris utama Fani Hatinda memerankan tokoh Apun Gencay merupakan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pendidikan Indonesia. Ia merasa sebagai anak muda, perlu hukumnya pelihara bahasa ibu.
Beberapa orang perwakilan dari mahasiswa PBSI S-2 UNSUR pun berjumpa bersama pengararangnya, Yus Rusyana dan penterjemah mantan Rektor Unpad, Ganjar Kurnia laksanakan berpoto bersama.



