Jahe adalah salah satu tanaman farmakologi yang sudah sangat terkenal. Salah satu jenis jahe yang sudah sangat populer adalah jahe merah. Jahe merah dikenal memiliki khasiat dan mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit.Jahe merah juga dikenal sebagai tanaman yang kaya akan manfaat, sehingga banyak ditanam sebagai tanaman tanaman obat keluarga.Cara budidaya jahe merah untuk pemula juga cukup mudah
Permintaan jahe merah juga selalu mengalami peningkatan setiap waktu seiring dengan perkembangan gaya hidup masyarakat.Selain itu, banyak juga masyarakat yang memanfaatkan jahe merah untuk dijadikan sebagai olahan minuman hangat seperti bajigur,wedang jahe dan lain sebagainya
Tips Budidaya Jahe Merah

Karena jahe merah memiliki prospek yang sangat baik, Mungkin anda juga tertarik untuk membudidayakannya, terlebih jika Anda memiliki lahan yang cukup luas. Berikut merupakan tips budidaya jahe merah untuk pemula:
Tahapan yang pertama dalam melakukan budidaya jahe merah yaitu persiapan lahan untuk tanam. Lahan budidaya jahe merah haruslah gembur dan subur. Untuk langkah dalam proses pengolahan lahannya adalah sebagai berikut:
- Cangkul atau bajak lahan agar gembur.
- Buat bedengan tanah dengan lebar sekitar 1 m, panjang sesuai luas lahan, dan tinggi antara 25-30 cm.
- Berikan jarak 50 cm antar bedengan.
- Taburkan pupuk kandang atau pupuk kimia dengan takaran 10 kg untuk bedengan dengan luas 10 m.
- Buatlah lubang tanam dengan jarak sekitar 25 x 25 cm, dengan kedalaman lubang antara 25-30 cm.
- Isikan pupuk ke dalam lubang tanam sebanyak 0,5 kg.
- Biarkan bedengan selama satu minggu sebelum ditanami.
Pemilihan Benih
Tahapan selanjutnya setelah persiapan lahan adalah penanaman benih, yang berupa rimpang jahe merah yang bisa dibeli di pasar tradisional. Ciri benih yang baik adalah sebagai berikut:
- Berukuran besar.
- Kondisi rimpang utuh dan tidak cacat.
- Berwarna merah celah menyala.
- Kondisinya masih segar, tidak ada keriput dan mempunyai kadar air banyak.
Setelah memilih rimpang yang sudah sesuai kriteria diatas sebagai benih. Selanjutnya letakkan rimpang pada ruangan yang sejuk dan tidak panas , Selanjutnya siram dengan menggunakan air secukupnya sampai rimpang jahe mengeluarkan mata tunas.
Selama itu pula, lakukan penyiraman dan lihat kondisi rimpang, buang rimpang yang membusuk. Jika rimpang sudah bertunas, maka rimpang sudah siap ditanam.
Penanaman
Tahapan yang selanjutnya setelah lahan dan bibit siap yaitu proses penanaman. Penanaman sebaiknya dilakukan sesudah selesai musim hujan dan sudah memasuki pada musim kemarau, hal ini dikarenakan apabila terlalu banyak air di tanah maka rimpang jahe akan membusuk.
Penanaman dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
- Masukkan rimpang jahe ke dalam lubang tanam yang sudah disiapkan,dan kemudian tutup kembali dengan tanah hingga rata, namun tidak sampai menutupi pada bagian tunasnya.
- Kemudian, siram dengan air secukupnya.
- Periksa bibit jika tunas tidak tumbuh selama 1 minggu,maka segera diganti
Perawatan
Perawatan jahe merah tergolong cukup sederhana. Lakukan penyiraman setiap hari apalagi pada saat awal penanaman (jika menanam pada saat musim kemarau).
Lakukan penyiraman setidaknya 3-4 hari sekali. Selain sangat penting bagi tanaman, penyiraman juga dapat mempermudah dalam proses panen nantinya.
Pemupukan dilakukan pada saat awal menanam, bisa menggunakan pupuk organik atau kimia. Sebaiknya saat pemberian pupuk menggunakan pupuk organik saja,
Namun pemupukan tambahan dilakukan untuk memperbaiki kualitas pada umbi. Pemupukan paling tidak dilakukan sebanyak 3 kali dari menanam sampai masa panen.
Penyiangan juga perlu dilakukan untuk mencegah persaingan antara tanaman jahe dengan rumput liar, agar tanaman jahe dapat tumbuh dengan baik.
Pemanenan
Panen dapat dilakukan setelah tanaman jahe berusia 3-4 bulan. Caranya yaitu gemburkan tanah terlebih dahulu agar proses pemanenan mudah untuk dilakukan.Pemanenan dilakukan dengan cara mencabut tanaman jahe mulai dari batang hingga pada bagian umbinya. Kemudian potong pada bagian pangkal batangnya.
Pisahkan antara umbi jahe merah yang berkualitas baik dan yang buruk, kemudian diletakkan pada wadah yang bersih untuk tetap menjaga kesegerannya.



