Teknologi flow meter berkembang dari saat ke saat menyesuaikan dengan keinginan dan keinginan mempermudah sistem produksi.
Sebaiknya jangan pilih gas flow meter cuma berdasarkan harga dan kurang menyimak keperluan nyata di lapangan. Sehingga pengguna tidak mendapat kapabilitas terbaik sebuah Flow Meter Digital, baik mahalnya biaya perawatan, kurang akurat data yang dihasilkan, dan masa penggunaan yang singkat.
Setiap flow meter mempunyai berlebihan dan kekurangan. Sehingga wajib pilih dengan jeli mana yang benar-benar sesuai kebutuhan.
Apa komponen mutlak yang terdapat pada flow meter? Berikut ulasannya.
Komponen Utama Gas Flow Meter
Untuk mengetahui flow meter IPM yang dibutuhkan, kita wajib melihat dua komponen pentingnya. Cek uraiannya yuk.
Flow sensor
Flow sensor berguna untuk menangkap prilaku aliran suatu fluida (gas, liquid), agar merupakan bagian paling mutlak didalam flow meter.
Banyak ketetapan mutlak didalam penentuan flow sensor yang sesuai, diantaranya wajib sesuai dengan keadaan material yang akan diukur. Apalagi kalau materialnya adalah type yang abrasive, asam, atau untuk makanan.
Flow sensor enteng aus kalau berhadapan dengan material tertentu. Tantangan ini akan menghambat kinerja flow sensor kalau tidak diamati dengan detail.
Flow transmitter
Flow transmitter bertugas menangkap sinyal kiriman flow sensor dan dikonversikan jadi flow velocity atau mass flow. Data hasil flow transmitter akan pilih unit total volume atau total mass.
Pada sebagian type flow meter, flow transmitter bisa menunjukkan perubahan suhu dan perubahan tekanan.
Jenis-jenis Flow meter
Akurasi pilih harga sebuah flow meter. Kesalahan penentuan gas flow meter adalah kurangnya informasi berkenaan tipe, type dan type flow meter.
Nilai akurasi flow meter benar-benar mutlak bahkan kalau material yang diukur adalah type yang miliki nilai benar-benar tinggi. Kisaran akurasi flow meter antara 5%, yang terendah. Sementara yang terbaik adalah 0,2%, bahkan ada yang lebih kecil lagi.
Berbagai type flow meter berikut ini adalah yang banyak digunakan didalam industri.
Ultrasonic flow meter
Electromagnetic flow meter
Turbine flow meter
Coriolis mass flow meter
Variable daerah flow meter
Glass tube flow meter
Thermal mass flow meter
Orifice flow meter
Venturi flow meter
Open channel flow meter
Portable flow meter
PD meter
Vortex flow meter
Pressure differential flow meter
Rotameter
Dari type di atas tiga di antaranya adalah type flow meter digital. Cek ulasannya yuk.
Flow Meter Digital
Jenis flow meter digital yang sering digunakan ada tiga yaitu.
Magnetic flow meter
Hanya bisa digunakan untuk liquid. Menggunakan prinsip Gaya Gerak Listrik (GGL) bisa digunakan untuk air bersih atau kotor sepanjang mempunyai kandungan penghantar yang memotong medan magnet, agar menghasilkan sinyal flow rate.
Vortex flow meter
Kelebihan nya bisa digunakan untuk aneka type fluida (aliran), yakni cairan, udara, uap, dan gas. Vortex bisa menghasilkan output analog dan digital, serta lebih tahan lama dikarenakan tidak ada bagian yang bergerak/berputar agar enteng aus.
Flow meter Coriolis
Menggunakan prinsip Coriolis yakni pipa bersifat U. Pada kecepatan khusus material akan menghasilkan getaran atau jenis pada pipa U tersebut. Semakin cepat aliran, getaran akan tambah hebat.
Kelebihan Coriolis adalah gas flow meter ini sesuai untuk seluruh fluida. Memiliki tingkat akurasi tinggi yakni capai 0,2%. Dilengkapi pengukur suhu dan kerapatan (density). Serta bisa menghitung massa/berat flow.
Kekurangannya terdapat pada harganya yang mahal agar seringkali diinvestasikan untuk fluida miliki nilai tinggi. Dari seluruh penjelasan berkenaan gas flow meter dan flow meter pada umumnya, semoga bisa menolong anda pilih pilihan flow meter yang anda butuhkan.



