macam – macam jenis rumput pakan ternak ialah kebutuhan primer pada memenuhi kebutuhan binatang ternak. Pakan hijauan buat ternak dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu rumput-rumputan dan leguminosa (kacang-kacangan).

ada apa saja masing-masing jenis hijauan yang dapat dikonsumsi oleh ternak? Diartikel ini kami akan membahas tentang 4 jenis rumput pakan ternak yang populer dikalangan peternak.

macam – macam jenis rumput pakan ternak

1. Rumput Gajah

Pennisetum purpureum atau yang dikenal menjadi rumput gajah/rumput raja artinya salah satu jenis pakan ternak yg tumbuh didaerah marginal. Rumput gajah bisa tumbuh dengan optimal pada banyak sekali tempat menggunakan ketinggian 0 hingga 3000 meter diatas permukaan laut.

umumnya rumput gajah dipilih sebagai hijauan pakan ternak sebab memiliki produktifitas yg tinggi. berikut ini ialah ciri-ciri rumput gajah:

  • Tumbuhnya tegak keatas
  • Merumpun lebat
  • Tinggi tanaman mencapai 4 meter
  • Berbatang tebal dank eras
  • Daun panjang
  • Bunga seperti es lilin

Rumput gajah memiliki kandungan protein kasar yaitu sekitar 10% serta serat kasarnya kurang lebih 31%. Kandungan protein ini akan menurun seiring bertambahnya umur, ini dikarenakan semakin tua tanaman maka rasio daun lebih kecil daripada btg.

Menanam rumput gajah sama halnya dengan menanam jenis rumput buat pakan ternak lainnya. Rumput gajah bisa tumbuh di aneka macam jenis tanah sebagai akibatnya tidak akan berkompetisi dengan tumbuhan pangan. Perkembangan secara vegetatif bisa dilakukan dengan membagi rumpun akar dan bonggol atau menggunakan stek batang.

2. Rumput Setaria

macam macam jenis rumput pakan ternak

Rumput setaria menggunakan nama latin Setaria sphacelata merupakan jenis rumput yang dari berasal tempat tropika dan subtropika Afrika, kemudian diperkenalkan di wilayah tropika di global. Rumput setaria itu seperti apa sih?

Nah, ini dia karakteristik morfologi berasal rumput setaria:

  • Setaria tumbuh tegak dan berumpun lebat
  • Batang tegak tidak memiliki bulu dan memiliki 5-6 buku-buku
  • Batang pada rumput ini berwarna kemerahan
  • Daunnya lunak dan lembut
  • Pada bagian pelepah daun memiliki bentuk gepeng dan memanjang dengan warna hijau muda hingga tua

Rumput setaria dapat tumbuh didaerah dengan ketinggian lebih kurang 1000-3000 meter diatas permukaan laut menggunakan curah hujan 750-1000mm.

Kandungan protein kasar yg terdapat pada rumput setaria yaitu sekitar 8% dengan kandungan serat kasar yaitu 32%. yang akan terjadi panen rumput setaria pada berat segar lebih kurang 80-100ton/ha/tahun.Sama halnya dengan menanam rumput lainnya, menanam rumput setaria dapat dilakukan dengan simpel.

Rumput setaria bisa tumbuh pada banyak sekali jenis tanah. Hanya perlu pengolahan tanah berupa penggemburan dan pemberian pupuk agar pertumbuhan rumput ini lebih baik.

3. Rumput benggala

Rumput benggala (Panicum maximum) artinya galat satu jenis rumput yang digunakan peternak buat pemenuhan hijauan di ternak ruminansia. berasal rumput ini yaitu asal Zimbabwe, Afrika.

Rumput benggala mempunyai daun yang poly serta bisa tumbuh di ketinggia 0-1200 m diatas permukaan bahari. ciri morfologi tumbuhan ini yaitu sebagai berikut.

  • Berumpun (rhizome)
  • Perakaran kuat dan dalam
  • Batang berongga dan halus
  • Daun sangat lebar dan berwarna hijau tua
  • Bunganya berwarna hijau dan keunguan
  • Tingginya bisa mencapai 1,2 m

Kandungan nutrien yang ada pada rumput ini yaitu protein kasar sekitar 8%, serta serat kasar 27%. yang akan terjadi panen rumput benggala yaitu 100-150 ton/ha/tahun. Trus bagaimana dengan budidaya rumput ini terdapat tiga cara budidaya rumput benggala, yaitu menggunakan teknik semai benih, penanaman benih di lahan, serta menggunakan sobekan rumpun/pols.

4. Rumput Kolonjono

Brachiaria mutica atau yg seringkali diklaim rumput kolonjono artinya rumput yg asal berasal Afrika dan Amerika Selatan.

Rumput kolonjono tumbuh menggunakan baik di daerah menggunakan ketinggian yang tidak lebih berasal 1200 m diatas permukaan bahari menggunakan curah hujan 1000 mm. Bagaimana ciri morfologi tanaman ini?

ciri morfologi yg tampak pada rumput kolonjono yaitu sebagai berikut.

  • Tumbuhnya semi tegak sampai tegak
  • Berumur panjang
  • Membentuk hamparan lebat
  • Tinggi hamparan dapat mencapai 30-45 cm

Rumput ini dapat tumbuh dengan baik jika ditanam bersama legum atau herba. Kandungan protein kasar di rumput kolonjono yaitu sekitar 7% dan serat kasar sekitar 35%.

Pembudidayaan rumput ini tergolong simpel karena sama saja menggunakan budidaya jenis rumput yang lain. Penanaman mampu dilakukan menggunakan cara stek yang ditanam di lahan yang sudah digemburkan serta diberi pupuk.